Perkembangan teknologi digital memberikan peluang bagi desa-desa di Indonesia untuk mendokumentasikan dan menyebarkan inovasi lokal yang bersifat sederhana, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, atau dikenal sebagai Teknologi Tepat Guna (TTG). Penelitian ini bertujuan untuk merancang antarmuka website TTG dengan pendekatan metode Design Sprint, yang terdiri dari enam tahapan: Understand, Define, Sketch, Decide, Prototype, dan Test. Identifikasi kebutuhan pengguna dilakukan melalui wawancara kepada lima perangkat desa/kabupaten, sedangkan pengujian usability menggunakan System Usability Scale (SUS) disebarkan kepada 47 responden. Hasil dari tahapan Understand dan Define menunjukkan kebutuhan masyarakat akan platform yang sederhana, mudah digunakan, dan dapat diakses secara digital. Prototipe interaktif dikembangkan pada tahap Prototype dan diuji pada tahap Test. Rata-rata skor SUS yang diperoleh adalah 92.07, yang masuk dalam kategori Excellent, menunjukkan bahwa antarmuka website telah memenuhi aspek kemudahan penggunaan dan kepuasan pengguna. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode Design Sprint efektif dalam merancang UI/UX berbasis kebutuhan pengguna desa, serta dapat mendukung proses dokumentasi dan penyebaran inovasi TTG secara digital.
Copyrights © 2025