Industri furnitur di Indonesia menghasilkan volume limbah kayu yang signifikan, mencapai 25–30% dari total bahan baku yang diolah. Sebagian besar limbah tersebut belum dimanfaatkan secara optimal dan seringkali hanya dibuang atau dibakar, sehingga menimbulkan masalah lingkungan dan pemborosan sumber daya alam. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan model pengelolaan limbah potongan kayu yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, meningkatkan nilai ekonomi dan daya saing produk limbah kayu, serta mengintegrasikan teknologi Internet of Things (IoT) pada produk loker penyimpanan. Metode penelitian meliputi tahap perancangan desain loker, pembuatan prototipe menggunakan bahan limbah plywood, perakitan sistem elektronik berbasis Arduino Uno dan RFID RC522, hingga pengujian fungsionalitas sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem smart locker yang dikembangkan mampu berfungsi sesuai rancangan dengan tingkat keberhasilan autentikasi RFID sebesar 100% pada jarak efektif ≤3 cm. Dari aspek material, penggunaan limbah kayu meningkatkan efisiensi biaya produksi hingga 30% dan mendukung konsep circular economy di industri furnitur. Dengan demikian, hasil penelitian ini tidak hanya berhasil mengintegrasikan teknologi IoT dan RFID ke dalam furnitur berbasis limbah kayu, tetapi juga menghasilkan model smart eco-furniture yang efisien, ramah lingkungan, serta berpotensi dikembangkan dalam skala pendidikan vokasi dan industri kreatif.
Copyrights © 2026