Penggunaan kontrasepsi IUD ialah pilihan terbanyak di Puskesmas Kawatuna denganTarget RPJMN yang akan menjangkau 66%, Sulawesi tengah ada di urutan ke 16 melalui jangkauan KB aktif terbanyak 62.5%.Cakupan MKJP secara nasional berada pada target 28% dan Puskesmas Kawatuna termasuk layanan kesehatan IUD yang banyak di tahun 2023 (22%). Tujuan ini untuk menganalisis penyebab yang berkaitan dengan atensi akseptor KB berkenaan pemakaian kontrasepsi IUD pada wilayah kerja Puskesmas Kawatuna. Jenis kuantitatif dengan desain pendekatan cross sectional study. Populasi akseptor KB yang memakai kontrasepsi berasaskan data pada tahun 2023 di UPTD Puskesmas Kawatuna sejumlah 310 jiwa. Sampel sejumlah 174 jiwa didapat teknik simple random sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariate dengan uji statistik dan uji chi-square dengan perbandingan p-value <0,05 hasil uji Chi‑square menunjukkan bahwa pendidikan (p=0,000), pengetahuan (p=0,000), dukungan suami (ρ=0,000), dan peran petugas kesehatan (ρ=0,000) berkaitan dengan atensi ibu dalam pemakaian KB IUD. Bagi petugas kesehatan agar mendorong sosialisasi dan pemberian penyuluhan secara tepat dengan jelas, mengenai manfaat, jenis, dan keuntungan yang diperoleh dari penggunaan MKJP pada PUS, partisipasi suami dengan ikut mendampingi pasanganya baik saat konseling maupun pemasangan.
Copyrights © 2025