Padang lamun di ekosistem perairan dangkal memiliki beberapa fungsi penting, yaitu sebagai produsen primer, tempat tinggal bagi berbagai biota, menstabilkan dasar perairan, penangkap sedimen, dan pendaur zat hara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuihubungan jenis lamun dan substrat dasar di Pantai Prawehan dan Pantai Marina, Jepara, Jawa Tengah. Data komposisi jenis dan persentase tutupan lamun dikumpulkan dengan metode line transect quadrat yang panjangnya 100 m pada jarak antara transek satu sama lainnya 50 m dengan pengulangan sebanyak 11 kuadran di satu line transect. Sementara itu, dilakukan analisis laboratorium untuk mengetahui nitrat dan fosfat menggunakan metode spektrofotometri, sedangkan bahan organik menggunakan metode pengabuan dan substrat dasar menggunakan analisis granolometri. Hasil menunjukkan di Pantai Prawehan rata-rata jumlah tutupan lamun sebesar 74,21% ± 14,12%; nitrat, fosfat, dan bahan organik tinggi dengan substrat dasar berjenis pasir. Sementara iitu, di Pantai Marina memiliki rata-rata jumlah tutupan lamun sebesar 56,26% ± 3,47%; nitrat, fosfat, dan bahan organik yang tinggi dengan substrat dasar berjenis pasir kasar. Hasil PCA menunjukan bahwa Oceana serrulata dan Cymodocea rotundata berkorelasi positif dengan lumpur dan nitrat. Thalassia hemprichii berkorelasi positif dengan bahan organik, tutupan, fosfat,pasir dan salinitas. Halodule uninervis, Syringodium isoetifolium dan Enhalus acoroides.
Copyrights © 2025