Nur Ikhsan Setiawan Jody
Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Jenis Lamun dengan Jenis Sedimen di Perairan Prawehan dan Pantai Marina, Jepara, Jawa Tengah Nur Ikhsan Setiawan Jody; Ita Riniatsih; Dwi Haryanti
Journal of Marine Research Vol 14, No 4 (2025): Journal of Marine Research
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmr.v14i4.49327

Abstract

Padang lamun di ekosistem perairan dangkal memiliki beberapa fungsi penting, yaitu sebagai produsen primer, tempat tinggal bagi berbagai biota, menstabilkan dasar perairan, penangkap sedimen, dan pendaur zat hara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuihubungan  jenis lamun dan substrat dasar di Pantai Prawehan dan Pantai Marina, Jepara, Jawa Tengah. Data  komposisi jenis dan persentase tutupan lamun dikumpulkan dengan metode line transect quadrat yang panjangnya 100 m pada jarak antara transek satu sama lainnya 50 m dengan pengulangan sebanyak 11 kuadran di satu line transect. Sementara itu, dilakukan analisis laboratorium untuk mengetahui nitrat dan fosfat menggunakan metode spektrofotometri, sedangkan bahan organik menggunakan metode pengabuan dan substrat dasar menggunakan analisis granolometri. Hasil menunjukkan di Pantai Prawehan rata-rata jumlah tutupan lamun sebesar 74,21% ± 14,12%; nitrat, fosfat, dan bahan organik tinggi dengan substrat dasar berjenis pasir. Sementara iitu, di Pantai Marina memiliki rata-rata jumlah tutupan lamun sebesar 56,26% ± 3,47%; nitrat, fosfat, dan bahan organik yang tinggi dengan substrat dasar berjenis pasir kasar. Hasil PCA menunjukan bahwa  Oceana  serrulata dan Cymodocea rotundata berkorelasi positif dengan lumpur dan nitrat. Thalassia hemprichii berkorelasi positif dengan bahan organik, tutupan, fosfat,pasir dan salinitas. Halodule uninervis, Syringodium isoetifolium dan Enhalus acoroides.