Limbah cangkang rajungan (Portunus pelagicus) diisolasi kandungan kitosannya melelui proses deproteinasi, demineralisasi dan deasetilasi. Salah satu penggunaan dari kitosan adalah sebagai antibakteri, karena memiliki polikation bermuatan positif yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri krim kitosan cangkang rajungan (Portunus pelagicus) konsentrasi 5%, 7%, dan 9% terhadap bakteri Propionibacterium acnes. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen pengujian aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi sumuran diameter pervorator 0,6 cm dan media yang digunakan adalah media nutrient agar. Metode pengujian stabilitas sediaan krim kitosan cangkang rajungan (Portunus pelagicus) menggunakan metode cyling test meliputi uji organoleptik, uji homogenitas, uji pH, uji daya lekat, uji daya sebar, dan uji iritasi. Pengolahan dan analisis data dilakukan dengan uji normalitas, uji homogenitas, uji kruskal wallis dan uji mann whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa krim kitosan cangkang rajungan (Portunus pelagicus) memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Propionibacterium acnes. Pada konsentrasi 9% krim kitosan cangkang rajungan (Portunus pelagicus) memiliki daya aktivitas paling besar sebagai antibakteri terhadap bakteri Propionibacterium acnes dengan diameter zona bening 1,205 cm. Krim kitosan cangkang rajungan (Portunus pelagicus) memenuhi syarat evaluasi sediaan dan dan uji stabilitas.
Copyrights © 2019