Telah dilakukan penelitian Uji Perbandingan Efektivitas Salep Ekstrak Etanol Daun Melati (Jasminum sambac) Terhadap Luka Bakar Dan Luka Sayat Pada Tikus Putih Jantan (Ratus norvegicus). Tujuan penelitian untuk mengetahui efektifitas salep ekstrak etanol daun melati mempun, mengetahui ada tidaknya perbedaan efektivitasterhadap luka bakar dan luka sayat pada tikus, dan untuk mengetahui stabilitas salep ekstrak etanol daun melati dalam penyimpanan. Metode Penelitian yang digunakan menggunakan metode eksperimen dengan proses ekstrasi simplisia menggunakan metode maserasi dengan larutan penyari etanol 70% dan diperoleh ekstrak kental yang kemudian dibuat sediaan salep. Sebanyak 9 ekor tikus putih jantan dibagi menjadi 3 kelompok dan diawali mencukur bulu tikus putih kemudian tikus dilukai menggunakan solder untuk luka bakar dan bisturi untuk luka saya. pemberian perlakuan dengan salep ekstrak daun melati 20%. Uji stabilitas salepmenggunakan cycling test, meliputi uji pH, organoleptik, daya sebar, dan daya lekat . Analisa data menggunakan Anava dan uji t Test terhadap uji efektivitas. Hasil penelitian menunjukan bahwa : (1) salep ekstrak daun melati (Jasminum sambac) efektif terhadap penyembuhan luka sayat dan luka bakar pada tikus putih jantan (Rattus norvegicus);(2) salep ekstrak daun melati (Jasminum sambac) memiliki perbandingan efektivitas terhadap luka sayat : luka bakar adalah 1: 0.83 (3) sediaan salep ekstrak daun melati (Jasminum sambac) tidak stabil selama penyimpanan.
Copyrights © 2019