Siti Pandanwangi
STF YPIB Cirebon

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR RESIKO KEMATIAN DENGAN KOMORBID PASIEN COVID-19 DI RUMAH SAKIT PERMATA CIREBON Cut Ainul Mardhiyyah; Luky Septiansyah A; O. Ahmad Mundzir; Bambang Karsidin; Siti Pandanwangi; Amanda Dwi Utami
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 6 No 1 (2022): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas YPIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58365/8f1wfd26

Abstract

Penyakit coronavirus 2019 (COVID-19) telah menimbulkan perhatian kesehatan yang besar bagi dunia. Wabah yang awalnya belum diketahui etiologinya ini pertama kali diperkenalkan di Wuhan, Cina pada 12 Desember 2019. Orang-orang dengan penyakit komorbid lebih beresiko menderita gejala yang parah apabila terkena virus COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik usia dan jenis kelamin serta menganalisis faktor resiko komorbid pasien COVID-19 yang dirawat di Rumah Sakit Permata Cirebon.  Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa rekam medis pasien COVID-19 periode 1 Januari sampai 31 Juli 2021 yang memenuhi kriteria dengan menggunakan teknik total sampling. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan data retrospektif dengan jumlah sampel 200 orang.  Hasil data jenis kelamin pada pasien COVID-19 didominasi oleh laki-laki sebesar 55,5% dengan kasus kematian 25 pasien laki-laki dari total 40 kasus kematian. Data usia pada pasien COVID-19 didominasi oleh kelompok usia kurang dari 60 tahun sebanyak 72,5% dengan jumlah kematian 24 pasien dan 16 kasus kematian pada pasien dengan usia lebih dari 60 tahun. Faktor komorbid COVID-19 yang paling banyak adalah penyakit jantung 34,5% dari komorbid lainnya yaitu hipertensi, diabetes melitus, dan penyakit ginjal, namun jumlah kasus kematian terbesar pada komorbid penyakit diabetes sebanyak 16 pasien atau 40% dari kasus kematian. 
PENGARUH PENAYANGAN VIDEO TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN PENGGUNAAN VITAMIN PADA MASYARAKAT DI PERUMAHAN GSP KECAMATAN KESAMBI KOTA CIREBON Siti Pandanwangi; Retno Tresno Sunandi; Eka Putri Wulandari
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 6 No 1 (2022): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas YPIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58365/a2fq8e82

Abstract

Vitamin merupakan salah satu zat senyawa kompleks yang sangat diperlukan oleh tubuh kita yang berfungsi sebagai mengatur proses metabolisme dan fungsi normal tubuh.Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui tingkat pengetahuan penggunaan vitamin pada masyarakat sebelum dan sesudah penayangan video.Untuk mengetahui pengaruh penayangan video terhadap tingkat penggunaan vitamin dan Untuk mengetahui perbandingan pengaruh penayangan video terhadap tingkat pemgetahuan penggunaan vitamin pada masyarakat di Perumahan GSP Kecamatan Kesambi Kota Cirebon berdasarkan data demografi  Desain penelitian ini menggunakan pra-eksperimen studi "one grouppretest/posttest”. Pengambilan sampel secara Purposive Sampling dengan sampel 95 responden. Penelitian dilakukan pada bulan Januari-Febuari 2022. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner Pretest Posttest dan video sebagai media edukasi.  Hasil pengujian menggunakan uji T paired sampel test dan nilai sig (2-tailed)<0,005. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan sig (2-tailed) sebesar 0,000. Disimpulkan bahwa hasil tingkat pengetahuan meningkat setelah adanya penayangan video dengan nilai Pretest 64% dan Posttest 86%. Terdapat pengaruh penayangan video terhadap tingkat pengetahuan penggunaan vitamin pada masyarakat di Perumahan GSP Kecamatan Kesambi Kota Cirebon. Berdasarkan data demografi kelompok yang paling berpengaruh adalah pada kelompok pekerjaan wiraswasta dengan hasil selisih Pretest Posttest 1,07 
UJI AKTIVITAS MUKOLITIK SUSPENSI EKSTRAK DAUN DELIMA (Punica granatum L.) TERHADAP VISKOSITAS MUKUS USUS SAPI SECARA IN VITRO Yenny Sri Wahyuni; Siti Pandanwangi; Toyyib Viat Febriawan
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 4 No 2 (2021): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas YPIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58365/twz02d29

Abstract

Telah dilakukan penelitian uji aktivitas mukolitik suspense ekstrak daun delima (Punica granatum L.) terhadap viskositas mukus usus sapi secara in vitro. Delima mengandung senyawa alkaloid, saponin, dan tanin. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui aktivitas dan dosis daun Delima (Punica granatum L.) yang diformulasikan dalam bentuk sediaan suspensi yang dapat menurunkan viskositas mukus usus sapi. Uji aktivitas menggunakan mukus usus sapi dan suspensi ekstrak daun Delima dengan konsentrasi 2%, 4%, 6%, kontrol positif (Asetilsistein Dry Syrup) dan kontrol negatif (basis suspensi). Hasil Penelitian menunjukkan bahwa semua kelompok perlakuan yaitu konsentrasi 2%, 4%, dan 6% suspensi ekstrak daun Delima (Punica granatum L.) dapat menurunkan viskositas mukus usus sapi sebesar 3357 cp, 3091.5 cp, dan 2568.8 cp setelah 60 menit pengujian secara berurutan. Dan pada konsentrasi 6% suspensi ekstrak daun delima dapat menurunkan viskositas usus mukus sapi setara dengan kontrol positif. 
UJI EFEKTIVITAS SUSPENSI KOMBINASI EKSTRAK KULIT BUAH TERONG UNGU ( Solanum melongena L) DAN DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava L) SEBAGAI PENURUN KADAR KOLESTEROL PADA TIKUS PUTIH (Rattus novergicus) Siti Pandanwangi; Dian Oktaviani
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 1 No 2 (2018): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas YPIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58365/vm8xh113

Abstract

Kadar kolesterol yang tinggi di dalam darah atau yang disebut dengan hiperkolesterolemia merupakan salah satu dari beberapa faktor risiko utama penyakit jantung koroner. Hiperkolesterolemia timbul karena adanya peningkatan kadar kolesterol LDL. Salah satu bahan alam yang dikenal dapat menurunkan kadar kolesterol secara empiris adalah penggunaan kulit buah terong ungu (Solanum melongena L) dan daun jambu biji (Psidium guajava L). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dan pada dosis berapa suspensi ekstrak kombinasi kulit buah terong ungu (Solanum melongena L) dan daun jambu biji (Psidium guajava) dapat menurunkan kadar kolesterol pada tikus putih jantan (Rattus norvegicus) yang diinduksi dengan propiltiourasil dan kuning telur ayam negeri. Pengujian efektivitas penurunan kadar kolesterol dilakukan pengamatan sebanyak lima kali pengecekan yang diawali dengan pengecekan kadar sebelum induksi, lalu di cek kembali setelah diinduksi, kemudian pengujian efektivitas suspensi kombinasi ekstrak kulit buah terong ungu (Solanum melongena L) dan daun jambu biji (Psidium guajava) dan kontrol positif simvastatin dan kontrol negatif suspensi CMC Na 1%. Hasil penelitian penurunan kadar kolesterol pada tikus putih jantan menunjukan bahwa suspensi kombinasi ekstrak kulit buah terong ungu (Solanum melongena L) dan daun jambu biji (Psidium guajava) yang paling efektif terhadap penurunan kadar kolesterol pada tikus putih jantan (Rattus norvegicus) dengan dosis 50mg/200gBB/hari : 40mg/200gBB/hari. Simpulan adalah bahwa suspensi kombinasi suspensi ekstrak kulit buah terong ungu dan daun jambu biji dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah.
UJI PERBANDINGAN EFEKTIVITAS SALEP EKSTRAK ETANOL DAUN MELATI (Jasminum sambac) TERHADAP LUKA BAKAR DAN LUKA SAYAT PADA TIKUS PUTIH JANTAN (Ratus norvegicus) Siti Pandanwangi; Ike Krisnawati
Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains Vol 3 No 1 (2019): Praeparandi : Jurnal Farmasi dan Sains
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas YPIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58365/g5e7ht53

Abstract

Telah dilakukan penelitian Uji Perbandingan Efektivitas Salep Ekstrak Etanol Daun Melati (Jasminum sambac) Terhadap Luka Bakar Dan Luka Sayat Pada Tikus Putih Jantan (Ratus norvegicus). Tujuan penelitian untuk mengetahui efektifitas salep ekstrak etanol daun melati mempun, mengetahui ada tidaknya perbedaan efektivitasterhadap luka bakar dan luka sayat pada tikus, dan untuk mengetahui stabilitas salep ekstrak etanol daun melati dalam penyimpanan. Metode Penelitian yang digunakan menggunakan metode eksperimen dengan proses ekstrasi simplisia menggunakan metode maserasi dengan larutan penyari etanol 70% dan diperoleh ekstrak kental yang kemudian dibuat sediaan salep. Sebanyak 9 ekor tikus putih jantan dibagi menjadi 3 kelompok dan diawali mencukur bulu tikus putih kemudian tikus dilukai menggunakan solder untuk luka bakar dan bisturi untuk luka saya. pemberian perlakuan dengan salep ekstrak daun melati 20%. Uji stabilitas salepmenggunakan cycling test, meliputi uji pH, organoleptik, daya sebar, dan daya lekat . Analisa data menggunakan Anava dan uji t Test terhadap uji efektivitas. Hasil penelitian menunjukan bahwa : (1) salep ekstrak daun melati (Jasminum sambac) efektif terhadap penyembuhan luka sayat dan luka bakar pada tikus putih jantan (Rattus norvegicus);(2) salep ekstrak daun melati (Jasminum sambac) memiliki perbandingan efektivitas terhadap luka sayat : luka bakar adalah 1: 0.83 (3) sediaan salep ekstrak daun melati (Jasminum sambac) tidak stabil selama penyimpanan.