Buah kelor (Moringa oleifera) diketahui mengandung senyawa bioaktif, termasuk flavonoid. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan flavonoid pada ekstrak etanol buah kelor dengan menggunakan metode Spektrofotometri UV-Vis serta quersetin sebagai pembanding. Proses ekstraksi dilakukan melalui maserasi dengan pelarut etanol 70%, kemudian hasil maserasi diuapkan hingga diperoleh ekstrak kental. Penetapan kadar flavonoid ditentukan pembentukan kompleks dengan aluminium klorida dan kalium asetat, sedangkan absorbansinya diukur pada panjang gelombang maksimum 429 nm. Hasil menunjukkan rendemen ekstrak sebesar 6,272% dan kadar flavonoid rata-rata sebesar 2,5140 µgQE/g ekstrak. Penelitian ini menunjukkan bahwa kandungan buah kelor yang diambil didesa Prapakanda kabupatean Halmahera selatan, Provinsi Maluku Utara sangata rendah.
Copyrights © 2025