Penggunaan obat herbal semakin meningkat di masyarakat perkotaan seiring tren gaya hidup alami, namun penggunaannya tanpa kontrol dosis berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan, termasuk pada lambung. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pola konsumsi obat herbal terhadap kesehatan lambung pada masyarakat perkotaan. Penelitian menggunakan desain survei analitik dengan pendekatan cross-sectional pada 120 responden yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui kuesioner terkait jenis, frekuensi, dan tujuan konsumsi herbal serta gejala lambung, kemudian dianalisis dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 72% responden rutin mengonsumsi herbal, terutama kunyit dan jahe, dengan 42% di antaranya mengalami keluhan lambung. Terdapat hubungan signifikan antara pola konsumsi herbal dan kesehatan lambung (p = 0,003). Penelitian ini menyimpulkan bahwa konsumsi herbal dapat memberikan manfaat protektif jika digunakan secara moderat, tetapi berisiko menimbulkan gangguan lambung bila berlebihan. Edukasi konsumsi herbal yang rasional diperlukan untuk menjaga kesehatan masyarakat.
Copyrights © 2025