Pengembangan teknologi tepat guna dalam sektor peternakan menjadi salah satu strategi penting untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi kerja. Penelitian ini berfokus pada pengembangan mesin pencacah rumput berbasis smart development dalam kerangka Industrial Engineering 5.0 sebagai sarana penyediaan pakan pada program pelatihan beternak domba di Satuan Pelayanan Bina Laras Subang. Mesin pencacah rumput dirancang dengan pendekatan yang mengutamakan kebutuhan pengguna, efisiensi energi, serta keandalan operasional dalam mendukung produktivitas peternakan domba. Metode pengembangan dilakukan melalui pendekatan Community-Based Research (CBR), Participatory Rural Appraisal (PRA), serta mengadopsi prinsip Kolaborasi Pentahelix, yaitu sinergi antara akademisi, pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan media untuk menjamin keberlanjutan program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mesin beroperasi stabil, lebih cepat dibanding metode manual, menghasilkan cacahan lebih seragam, dan mengurangi beban kerja operator. Pelatihan juga meningkatkan keterampilan peserta binaan dalam mengoperasikan alat. Temuan ini mengindikasikan bahwa teknologi yang dikembangkan berpotensi meningkatkan produktivitas peternakan sekaligus mendukung proses rehabilitasi dan pemberdayaan sosial.
Copyrights © 2025