Proceeding of Community Service and Engagement
Vol. 5 No. 2 (2025): Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar

Strategi Desain 3D Berbasis Template Small–Medium–Large untuk Mass Customization Tata Letak pada Lahan Terbatas

Raden Muhammad Fadhlan Kautsar (Telkom University)
Dias Octa Rizqina Angel (Universitas Telkom)
Muhamad Faiz Shakil Hakeem (Universitas Telkom)
Raden Muhamad Rasya Rizki Ramadhan (Universitas Telkom)
Bela Pitria Hakim (Universitas Telkom)
Teddy Sjafrizal (Universitas Telkom)
Rino Andias Anugraha (Universitas Telkom)



Article Info

Publish Date
31 Mar 2026

Abstract

Industri manufaktur furnitur memandang perubahan tata letak (layout) sebagai desain yang bersifat dinamis, ditandai dengan serangkaian penambahan, perpindahan area kerja, dan perubahan kebutuhan ukuran fasilitas yang terus-menerus. Namun, ketika perancangan tata letak hanya bergantung pada sketsa 2D atau gambar yang versi nya tidak konsisten, proses pengambilan keputusan sering menjadi lambat, komunikasi antar tim rentan terhadap kesalahan, dan revisi cenderung berulang. Untuk mengatasi kendala tersebut, penerapan desain 3D di bidang furnitur diterapkan sehingga dapat membangun dan menguatkan kemampuan tim internal. Tim didorong untuk membuat dan mengelola model tata letak fasilitas berbasis 3D sebagai sumber kebenaran tunggal. Model 3D ini, yang memiliki sifat parametrik, harus dapat direvisi dengan cepat dan diturunkan menjadi dokumentasi 2D kapan pun diperlukan, bukan hanya berfungsi sekadar gambar statis. Dalam kajian ini, Teknik Template Small/Medium/Large diperkenalkan sebagai pendekatan terstruktur untuk desain tata letak 3D dengan menggunakan kasus nyata industri. Proses perancangan diawali dengan pengambilan data ukuran dan kondisi lapangan, pemetaan zona kerja, serta analisis kebutuhan ruang. Proses ini dilanjutkan dengan praktik membangun model 3D dan menyusun beberapa skenario tata letak. Tinjauan dilakukan secara iteratif bersama engineer perusahaan agar model yang dihasilkan tetap realistis dan siap menjadi acuan operasional. Luaran utamanya adalah model 3D tata letak fasilitas, beserta turunan gambar 2D, dan paket dokumentasi sederhana yang mudah diperbarui. Pendekatan ini secara signifikan diharapkan mampu mempercepat revisi tata letak, mengurangi miskomunikasi lintas fungsi (produksi, pemeliharaan, dan manajemen), serta membuat keputusan pengembangan fasilitas menjadi lebih terukur dan akurat.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

cosecant

Publisher

Subject

Description

The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar ini adalah forum yang digunakan sebagai salah satu bentuk diseminasi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat, dimana pada forum ini para pelaksana PkM dapat berbagi pengalaman dan ide-ide inovatif, baik di bidang keteknikan ...