Obesitas pada remaja mengalami peningkatan signifikan dalam tiga dekade terakhir dan menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius. Provinsi Bali memiliki prevalensi kelebihan berat badan dan obesitas lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional, dengan Kota Denpasar mencatat angka tertinggi pada remaja usia 16–18 tahun. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mencegah peningkatan obesitas yang berdampak pada kadar gula darah serta melakukan skrining awal risiko diabetes melitus tipe 2. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan pola konsumsi sehat dan dampak penyakit tidak menular, pengukuran tinggi dan berat badan, serta pemeriksaan gula darah sewaktu. Kegiatan melibatkan 55 siswa kelas VIII SMP Swadharma di Peguyangan, Denpasar. Hasil menunjukkan 44% siswa tergolong obesitas, namun seluruhnya memiliki kadar gula darah normal. Edukasi yang diberikan meningkatkan pengetahuan siswa, ditunjukkan oleh kenaikan nilai post-test.
Copyrights © 2026