Media Dermato-Venereologica Indonesiana
Vol 53 No 1 (2026): Media Dermato Venereologica Indonesiana

PITYRIASIS LICHENOIDES PASCA VAKSINASI mRNA COVID-19

Laurensia, Riani (Unknown)
Nadia Yusharyahya, Shannaz (Unknown)
Legiawati, Lili (Unknown)
Astriningrum, Rinadewi (Unknown)
Rihatmadja, Rahadi (Unknown)
Andrianus, Kenny (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Mar 2026

Abstract

   Pendahuluan: Pityriasis lichenoides (PL) merupakan spektrum kelainan kulit yang tumpang tindih secara klinis maupun histopatologis dengan dua bentuk utama yaitu pityriasis lichenoides et varioliformis acuta (PLEVA) dan pityriasis lichenoides chronica (PLC). Sekitar 20% PL terjadi pada anak-anak dan dewasa muda. Beberapa publikasi ilmiah melaporkan PL pascavaksinasi coronavirus disease (COVID-19). Kasus: Seorang laki-laki, 64 tahun didiagnosis PL, 4 hari pascavaksinasi COVID-19 booster pertama Pfizer® sejak 14 bulan lalu. Pemeriksaan dermoskopi ditemukan dotted vessels, yellowish-orange structureless area, vesicles with red background. Pemeriksaan laboratorium didapatkan peningkatan D-dimer 490 mG/L dan IgE 730 IU/ml. Pemeriksaan histopatologi kulit sesuai PLEVA, ditemukannya eosinofil dipertimbangkan sebagai hipersensitivitas vaksin. Perbaikan klinis signifikan tercapai dengan terapi metilprednisolon setara prednison 0.5 mg/kgBB dan doksisiklin selama 2 minggu. Diskusi: : Patogenesis PL disebabkan oleh peningkatan kompleks imun, deposit IgM, dan C3 pada vaskular taut dermo-epidermal, serta kumpulan sel sitotoksik pada dermis dan epidermis yang berkorelasi dengan hipersensitivitas tipe lambat terhadap bahan vaksin. Pemeriksaan histopatologi membantu menegakkan diagnosis. Terapi kortikosteroid dan doksisiklin memberikan respon terapi dan luaran klinis yang baik pada P. Simpulan: Kasus PL pascavaksinasi Pfizer® COVID-19, perbaikan klinis dengan terapi kortikosteroid dan doksisiklin, serta pentingnya mengawasi efek samping pascavaksinasi, pemeriksaan klinis dan evaluasi histopatologi penting dalam penegakan diagnosis.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

mdvi

Publisher

Subject

Health Professions

Description

Media dermato Venereologica Indonesiana adalah jurnal open access dan peer-reviewed yang fokus di bidang dermatologi dan venereologi. Jurnal ini menerbitkan artikel asli, laporan kasus, tinjauan pustaka dan komunikasi singkat mengenai kesehatan kulit dan kelamin, diagnosis dan terapi pada bidang ...