Pendahuluan: PReaksi kusta adalah respon inflamasi akut yang terjadi sebelum, saat atau setelah pengobatan Lepra. Interleukin-6 (IL-6) sebagai sitokin pro inflamasi multifungsi berperan penting dalam modulasi respon imun adaptif maupun inflamasi akut yang sering meningkat pada kasus reaksi kusta. Salah satu faktor lain yang dicurigai berpengaruh adalah lama sakit. Lama sakit yang lebih panjang bisa mencerminkan periode inflamasi yang berkepanjangan, yang berpotensi berhubungan dengan pergeseran respons imun dan perubahan kadar sitokin seperti IL-6. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lama sakit dengan kadar IL-6 pasien reaksi kusta tipe 1 yang di rawat di RS Donorejo Jepara. Metode: Penelitian merupakan studi analitik observasional desain cross sectional. Sampel merupakan pasien reaksi kusta tipe 1 yang berkunjung pada bulan Maret - April 2024 di RS Donorejo, memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dengan jumlah subjek 22 orang. Serum IL-6 diperiksa dengan metode Enzyme-linked immunosorbent assay (ELISA) dan dianalisis korelasinya dengan lama sakit. Hasil: Analisis hubungan lama sakit dan kadar IL-6 diukur menggunakan uji Spearman dan menunjukkan nilai p=0.839. Hasil tersebut menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna (p>0.05) antara lama sakit dan kadar IL-6 pasien reaksi kusta tipe 1. Dengan demikian, semakin lama durasi sakit tidak berpengaruh terhadap parameter kadar IL-6 pada pasien reaksi kusta tipe 1. Simpulan: Tidak ada hubungan antara lama sakit dan kadar IL-6 pada pasien reaksi kusta tipe 1.
Copyrights © 2026