Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji estetika musik karya La Pastorale (Op. 100 No. 3) ciptaan Johann Friedrich Burgmüller melalui pendekatan filsafat estetika Immanuel Kant. Kant memandang estetika sebagai penilaian subjektif yang bersifat universal, di mana keindahan tidak bergantung pada konsep atau fungsi, melainkan pada pengalaman rasa yang murni dan bebas. Dalam konteks ini, karya La Pastorale dianalisis sebagai ekspresi musikal yang memunculkan pengalaman estetik melalui harmoni, bentuk, dan ekspresi emosi yang alami. Karya ini merepresentasikan suasana pastoral yang tenang dan lembut, selaras dengan ide Kant tentang “sublime” dan “beautiful” sebagai kategori dalam estetika. Analisis dilakukan dengan mengamati elemen-elemen musikal seperti melodi, harmoni, ritme, dan dinamika, serta meninjau bagaimana elemen-elemen tersebut membangkitkan penilaian estetik menurut kerangka Kantian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa La Pastorale dapat dianggap sebagai karya musik yang memenuhi syarat sebagai objek estetik murni, di mana kenikmatan yang dihasilkan berasal dari rasa harmoni internal dan kesatuan bentuk yang tidak bergantung pada maksud praktis. Dengan demikian, pendekatan Kantian memberikan pemahaman yang mendalam tentang bagaimana pengalaman estetis terhadap musik dapat dimaknai sebagai bentuk apresiasi terhadap keindahan yang otonom dan bebas dari kepentingan.
Copyrights © 2026