Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Meningkatkan Publikasi Ilmiah Mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika Melalui Edukasi Penulisan Artikel Di FKIP Universitas Mataram Amrullah, Lalu Azikri; Alia Cahyani; Gaisya Rahma Putri; Handrianto
Journal of Science Technology and Education Vol 1 No 1 (2025): Februari
Publisher : Yayasan Arfah Bin Haji Muhammad Saleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63980/jste.v1i1.9

Abstract

This article discusses the implementation of a scientific article writing workshop organized by the Physics Education Study Program Student Association (Himafis) at the FKIP, University of Mataram in 2024. This activity aims to improve the writing skills of students, alumni, and lecturers in compiling quality scientific articles. This workshop consists of several stages, including preparation, implementation, and discussion. In the preparation stage, a committee was formed from students and coordinated with the association's supervisor to plan online and offline activities. The workshop was attended by 48 participants and presented competent speakers, including professors and alumni of the study program. The material presented included an introduction to scientific articles, article structure analysis, and tips and tricks in writing. The interactive discussion between participants and speakers showed high enthusiasm, indicating the need for further training in scientific writing. The results of this activity are expected to increase the productivity of scientific paper publications among students, as well as overcome the challenges faced in writing scientific articles.
Estetika Musik Imanuel Kant Terhadap Karya Piano la pastorale Dari Burgmuller op. 100 no.3 Handrianto; Pransinartha
Jurnal Penelitian Musik Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Penelitian Musik
Publisher : Program Studi Pendidikan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JurnalPenelitianMusik.71.07

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji estetika musik karya La Pastorale (Op. 100 No. 3) ciptaan Johann Friedrich Burgmüller melalui pendekatan filsafat estetika Immanuel Kant. Kant memandang estetika sebagai penilaian subjektif yang bersifat universal, di mana keindahan tidak bergantung pada konsep atau fungsi, melainkan pada pengalaman rasa yang murni dan bebas. Dalam konteks ini, karya La Pastorale dianalisis sebagai ekspresi musikal yang memunculkan pengalaman estetik melalui harmoni, bentuk, dan ekspresi emosi yang alami. Karya ini merepresentasikan suasana pastoral yang tenang dan lembut, selaras dengan ide Kant tentang “sublime” dan “beautiful” sebagai kategori dalam estetika. Analisis dilakukan dengan mengamati elemen-elemen musikal seperti melodi, harmoni, ritme, dan dinamika, serta meninjau bagaimana elemen-elemen tersebut membangkitkan penilaian estetik menurut kerangka Kantian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa La Pastorale dapat dianggap sebagai karya musik yang memenuhi syarat sebagai objek estetik murni, di mana kenikmatan yang dihasilkan berasal dari rasa harmoni internal dan kesatuan bentuk yang tidak bergantung pada maksud praktis. Dengan demikian, pendekatan Kantian memberikan pemahaman yang mendalam tentang bagaimana pengalaman estetis terhadap musik dapat dimaknai sebagai bentuk apresiasi terhadap keindahan yang otonom dan bebas dari kepentingan.
Estetika Musik Imanuel Kant Terhadap Karya Piano la pastorale Dari Burgmuller op. 100 no.3 Handrianto; Pransinartha
Jurnal Penelitian Musik Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Penelitian Musik
Publisher : Program Studi Pendidikan Musik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JurnalPenelitianMusik.71.07

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji estetika musik karya La Pastorale (Op. 100 No. 3) ciptaan Johann Friedrich Burgmüller melalui pendekatan filsafat estetika Immanuel Kant. Kant memandang estetika sebagai penilaian subjektif yang bersifat universal, di mana keindahan tidak bergantung pada konsep atau fungsi, melainkan pada pengalaman rasa yang murni dan bebas. Dalam konteks ini, karya La Pastorale dianalisis sebagai ekspresi musikal yang memunculkan pengalaman estetik melalui harmoni, bentuk, dan ekspresi emosi yang alami. Karya ini merepresentasikan suasana pastoral yang tenang dan lembut, selaras dengan ide Kant tentang “sublime” dan “beautiful” sebagai kategori dalam estetika. Analisis dilakukan dengan mengamati elemen-elemen musikal seperti melodi, harmoni, ritme, dan dinamika, serta meninjau bagaimana elemen-elemen tersebut membangkitkan penilaian estetik menurut kerangka Kantian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa La Pastorale dapat dianggap sebagai karya musik yang memenuhi syarat sebagai objek estetik murni, di mana kenikmatan yang dihasilkan berasal dari rasa harmoni internal dan kesatuan bentuk yang tidak bergantung pada maksud praktis. Dengan demikian, pendekatan Kantian memberikan pemahaman yang mendalam tentang bagaimana pengalaman estetis terhadap musik dapat dimaknai sebagai bentuk apresiasi terhadap keindahan yang otonom dan bebas dari kepentingan.