Jurnal Ilmu Multidisplin
Vol. 4 No. 6 (2026): Jurnal Ilmu Multidisplin (Februari - Maret 2026)

Efektivitas Penegakan Hukum Tindak Pidana Perdagangan Orang di Kabupaten Cilacap

Diyanti, Suko (Unknown)
Angkasa (Unknown)
Budiyono (Unknown)



Article Info

Publish Date
29 Mar 2026

Abstract

Tindak pidana perdagangan orang merupakan salah satu bentuk kejahatan serius yang melanggar hak asasi manusia dan hingga saat ini masih menjadi permasalahan hukum yang kompleks di Indonesia, termasuk di Kabupaten Cilacap. Kejahatan ini dipicu oleh berbagai faktor sosial, ekonomi, dan budaya, seperti kemiskinan, rendahnya tingkat pendidikan, serta lemahnya pemahaman hukum masyarakat, yang menyebabkan kelompok rentan khususnya perempuan dan anak mudah dieksploitasi. Pemerintah Indonesia telah menetapkan berbagai instrumen hukum, antara lain Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang, sebagai bentuk komitmen negara dalam mencegah dan menindak praktik perdagangan orang secara tegas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penegakan hukum tindak pidana perdagangan orang di Kabupaten Cilacap serta mengidentifikasi kendala-kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis empiris dengan spesifikasi deskriptif analitis, yang memadukan kajian normatif terhadap peraturan perundang-undangan dengan data empiris yang diperoleh melalui wawancara dan studi lapangan. Pendekatan ini digunakan untuk melihat bagaimana hukum bekerja dalam praktik (law in action) serta sejauh mana efektivitasnya dalam menanggulangi tindak pidana perdagangan orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penegakan hukum tindak pidana perdagangan orang di Kabupaten Cilacap tergolong cukup efektif. Aparat penegak hukum telah mampu menerapkan ketentuan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 secara tepat, termasuk dalam membuktikan unsur eksploitasi dan mengungkap modus operandi perdagangan orang yang berbasis teknologi digital melalui penyamaran dan patroli siber. Hal ini tercermin dalam putusan pengadilan yang telah menjatuhkan sanksi pidana kepada pelaku sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan sejumlah kendala dalam penegakan hukum, antara lain kelemahan substansi hukum yang menuntut pembuktian unsur eksploitasi secara kompleks, keterbatasan sumber daya dan kapasitas aparat penegak hukum, serta rendahnya budaya hukum masyarakat yang masih memandang praktik perdagangan orang sebagai bagian dari dinamika ekonomi, seperti migrasi kerja atau prostitusi. Oleh karena itu, diperlukan penguatan regulasi, peningkatan kapasitas aparat penegak hukum, serta upaya peningkatan kesadaran hukum masyarakat agar penegakan hukum tindak pidana perdagangan orang dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JIM

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Computer Science & IT Economics, Econometrics & Finance Education Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Public Health Social Sciences

Description

Jurnal Ilmu Multidisplin (JIM) adalah jurnal nasional, peer review, akses terbuka dan ilmiah yang menerbitkan makalah penelitian, makalah review, review mini, laporan kasus, studi kasus, komunikasi singkat, surat, editorial, buku, tesis, karya disertasi, dll, dari semua Aspek Ilmu Pertanian, Ilmu ...