Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kredit modal kerja, kredit investasi, dan kredit konsumsi rumah tangga terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Pulau Sumatera pada periode 2017–2024. Ketidakmerataan penyaluran kredit perbankan antarprovinsi di Pulau Sumatera menjadi latar belakang perlunya kajian mengenai kontribusi setiap jenis kredit terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Data yang digunakan adalah data panel sekunder yang bersumber dari Bank Indonesia dan Badan Pusat Statistik (BPS), meliputi 10 provinsi di Pulau Sumatera dengan total 80 observasi selama delapan tahun. Analisis dilakukan menggunakan regresi data panel dengan pendekatan Fixed Effect Model (FEM) yang dipilih melalui Uji Chow dan Uji Hausman. Secara parsial, kredit modal kerja, kredit investasi, dan kredit konsumsi rumah tangga masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap PDRB. Secara simultan, ketiga variabel independen tersebut berpengaruh signifikan terhadap PDRB dengan nilai F-statistik sebesar 1110,342 dan R² sebesar 0,994997. Hasil penelitian ini mengimplikasikan bahwa penguatan penyaluran kredit perbankan secara merata di seluruh wilayah Pulau Sumatera merupakan instrumen penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan berkeadilan.
Copyrights © 2026