Keseimbangan statis merupakan komponen kondisi fisik dasar yang fundamental. Kemampuan ini sangat krusial bagi mahasiswa Program Studi Ilmu Keolahragaan karena berfungsi menunjang efisiensi gerak dalam performa olahraga dan meminimalkan risiko cedera. Adanya indikasi gaya hidup sedentari dan kurangnya latihan terstruktur memunculkan kebutuhan untuk menguji profil keseimbangan statis mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara objektif profil kemampuan keseimbangan statis mahasiswa Program Studi Ilmu Keolahragaan FIKKM Universitas Negeri Manado. Penelitian ini menerapkan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Jumlah sampel yang digunakan adalah 36 mahasiswa, yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Pengukuran data keseimbangan statis dilakukan dengan menggunakan instrumen Stork Stand Test. Hasil dari pengukuran tersebut kemudian dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif, yang meliputi distribusi frekuensi dan persentase untuk mengidentifikasi kategori profil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profil kemampuan keseimbangan statis mahasiswa didominasi oleh kategori Cukup, yaitu sebanyak 10 orang atau 27,8%. Namun, temuan signifikan lainnya adalah sebanyak 13 orang mahasiswa atau 36,1% berada pada kategori di bawah rata-rata, yaitu Kurang dan Kurang Sekali. Tingginya persentase pada kategori rendah ini mengindikasikan bahwa kemampuan stabilitas postural mahasiswa masih perlu ditingkatkan. Secara umum, profil keseimbangan statis mahasiswa Program Studi Ilmu Keolahragaan berada pada tingkat sedang. Temuan ini merefleksikan adanya kesenjangan antara tuntutan fisik keolahragaan dengan kondisi fisik aktual mahasiswa. Oleh karena itu, diperlukan intervensi program latihan yang spesifik, terutama yang berfokus pada penguatan otot inti (core stability) dan balance training, untuk memastikan mahasiswa memiliki fondasi fisik yang optimal sesuai tuntutan profesionalitas keolahragaan.
Copyrights © 2026