Peningkatan volume sampah plastik dari sektor kuliner perkotaan mendorong perlunya strategi transisi menuju praktik usaha yang lebih berkelanjutan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat ekobusiness UKM kuliner melalui implementasi kemasan kertas sebagai alternatif substitusi plastik di kawasan Jombang Kuliner, Kabupaten Jombang. Pendekatan yang digunakan adalah direct education berbasis komunikasi tatap muka kepada 15 pelaku UKM kuliner pada Maret 2026. Tahapan kegiatan meliputi persiapan (observasi dan penyusunan materi), pelaksanaan sosialisasi disertai demonstrasi produk kemasan kertas, serta evaluasi berbasis indikator perubahan perilaku (awareness, interest, evaluation, trial, adoption). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran pelaku usaha terhadap dampak lingkungan dan kesehatan dari penggunaan plastik, munculnya ketertarikan terhadap kemasan kertas sebagai nilai tambah usaha, serta mulai dilakukannya uji coba penggunaan kemasan kertas dalam operasional harian. Sebagian pelaku usaha telah mengadopsi kemasan kertas secara parsial dengan tetap mempertimbangkan preferensi konsumen dan karakteristik produk. Implementasi ini tidak hanya berkontribusi pada pengurangan penggunaan plastik, tetapi juga memperkuat citra usaha ramah lingkungan yang berpotensi meningkatkan daya saing jangka panjang. Kegiatan ini menegaskan bahwa intervensi edukatif berbasis komunikasi langsung efektif dalam mendorong perubahan perilaku dan penguatan praktik ekobusiness pada UKM kuliner perkotaan.
Copyrights © 2026