This study aims to develop comic strip-based learning media (Komstrip) as an innovative tool in improving the reading comprehension skills of fifth-grade students at SD 2 Daren Jepara. The background of this study is based on the low interest in reading and students' difficulties in understanding reading texts in Indonesian language lessons. The research method used is Research and Development (R&D) with the ADDIE development model which includes the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. The research instruments are validation sheets from media experts and material experts, as well as student reading comprehension tests. The results show that the Komstrip media obtained the "very feasible" category based on the assessment of media experts and material experts, with an average validation score above 80%. A limited trial on fifth-grade students showed a significant increase in reading comprehension skills, marked by an increase in the average score from 62.0 in the pre-test to 80.0 in the post-test. In addition, students showed high enthusiasm for the use of Komstrip because of its attractive visual appearance, simple storyline, and relevance to everyday life. Thus, the development of Komstrip media has proven effective and feasible to be used as an alternative Indonesian language learning media to improve the reading comprehension skills of elementary school students. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis komik strip (Komstrip) sebagai sarana inovatif dalam meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas V SD 2 Daren Jepara. Latar belakang penelitian ini berangkat dari rendahnya minat baca dan kesulitan siswa dalam memahami teks bacaan pada pelajaran Bahasa Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Instrumen penelitian berupa lembar validasi ahli media dan ahli materi, serta tes membaca pemahaman siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Komstrip memperoleh kategori “sangat layak” berdasarkan penilaian ahli media dan ahli materi, dengan skor rata-rata validasi di atas 80%. Uji coba terbatas pada siswa kelas V menunjukkan adanya peningkatan signifikan kemampuan membaca pemahaman, ditandai dengan kenaikan nilai rata-rata dari 62,0 pada pra-tes menjadi 80,0 pada pasca-tes. Selain itu, siswa menunjukkan antusiasme tinggi terhadap penggunaan Komstrip karena tampilan visual yang menarik, alur cerita yang sederhana, dan relevansi dengan kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, pengembangan media Komstrip terbukti efektif dan layak digunakan sebagai alternatif media pembelajaran Bahasa Indonesia untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2026