Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Pemanfaatan Limbah Kain Perca Menjadi Produk Bernilai Ekonomis Bagi Ormas PKK Desa Bugel Muhammad Misbahul Munir; Dzurriyatin Thoyyibah; Lathifatun Ni mah
Abdimas Singkerru Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah kain perca merupakan limbah anorganik yang sulit diurai oleh lingkungan. Limbah kain perca ini kerap kali menjadi permasalahan karena banyakanya industri konveksi yang hanya membiarkan limbah kain perca menumpuk untuk kemudian dibakar dan menjadi pencemaran lingkungan karena menimbulkan asap dan gas yang tidak baik bagi kesehatan. Oleh karena itu, diperlukan adanya pemanfaatan kembali limbah kain perca tersebut menjadi produk-produk yang memiliki daya jual dan nilai estetika. Kegiatan pengabdian ini menggandeng Ormas PKK di desa Bugel kecamatan Kedung kabupaten Jepara untuk mendaur ulang limbah kain perca menjadi produk yang memiliki daya jual dan bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari, seperti masker, tempat tisu dan konektor masker yang sangat dibutuhkan dalam masa pandemi yang diakibatkan oleh virus Covid-19 seperti sekarang ini. Metode pelaksanaan dalam kegiatan pengabdian ini dimulai dari kunjungan lapangan/observasi awal mengenai keadaan dan permasalahan mitra, penawaran solusi dan sosialisasi program, pelaksanaan program yang diawali dengan ceramah mengenai pentingnya pemanfaatan limbah kain perca dan demonstrasi serta praktek pembuatan ketiga produk terebut. Adapun kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menggugah kesadaran dan kepedulian Ormas PKK terhadap keberadaan sampah anorganik di sekitar lingkungan khususnya kain perca serta membekali ibu-ibu kreatifitas pengolahan limbah kain perca menjadi barang yang memiliki daya jual sehingga dapat membantu perekonomian keluarga.
Pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi terhadap Kinerja Guru pada Masa Pandemi Covid-19 di Sekolah Dasar Desi Nurmalasari; Muhammad Misbahul Munir; Aan Widiyono
Journal on Teacher Education Vol. 3 No. 3 (2022): Journal On Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.308 KB) | DOI: 10.31004/jote.v3i3.4822

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan monitoring dan evaluasi terhadap kinerja guru pada masa pandemi Covid-19 di SD Unggulan Terpadu Bumi Kartini Jepara. Menggunakan pendekatan kualitatif jenis deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Hasil penelitian ini yaitu proses pelaksanaan monev dimulai dari perencanaan, pelaksanaan dan tindak lanjut. Perencanaan monev secara daring dengan menyiapkan media monitoring dari aplikasi WhatsApp, Google form dan Zoom Meeting. Kemudian menyiapkan kriteria penilaian terhadap kinerja guru. Pelaksanaan monitoring dilakukan dengan dua cara yaitu secara daring dan secara luring. Jika secara daring kepala sekolah melakukan pemantauan melalui aplikasi yang telah disiapkan. Sedangkan pemantauan secara luring dilakukan dengan dua cara yaitu pemantauan secara langsung dari kepala sekolah dan pemantauan secara tidak langsung dari koordinator guru. Evaluasi dan tindak lanjut dilaksanakan dengan cara mengevaluasi ditengah program yang sedang berjalan untuk meminimalisir kegagalan diakhir program.
Pengaruh Model Word Square terhadap Aktivitas Belajar IPA Siswa Kelas IV di Sekolah Dasar Nurul Burhan; Muhammad Misbahul Munir; Aan Widiyono
Journal on Teacher Education Vol. 3 No. 3 (2022): Journal On Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.694 KB) | DOI: 10.31004/jote.v3i3.4826

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena aktivitas belajar siswa belum optimal sehingga siswa terlihat kurang antusias dalam mengikuti kegiatan pembelajaran. Selain itu, alokasi waktu yang dibutuhkan guru masih kurang sehingga mengakibatkan transfer pengetahuan kepada siswa tidak optimal. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran word square terhadap aktivitas belajar IPA kelas IV SDN 1 Petekeyan Jepara. Populasi penelitian sejumlah 18 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan analisis data menggunakan Uji T. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil pretest aktivitas belajar diperoleh nilai rerata 43,66 dan hasil posttest diperoleh nilai sejumlah 83,00. Kenaikan hasil belajar pretest dengan posttest sejumah 39,34. Perbedaan ini diperkuat dengan uji-t diperoleh nilai signifikan (2-tailed)< 0,05 atau 0,000<0,005 sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran word square terhadap aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran IPA.
PERAN GURU AGAMA DALAM IMPLEMENTASI PENDIDIKAN MODERASI BERAGAMA DI SDN 2 SUKODONO KABUPATEN JEPARA Fajjariyah Itsna Ramadhani; Muhammad Misbahul Munir
Elementeris : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Islam Vol. 4 No. 2 (2022): Elementeris: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Islam
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/elementeris.v4i2.18567

Abstract

The issue of discrimination, intolerance and similar practices should not be left alone, especially in a nation that has a high level of plurality like Indonesia. With this, it is necessary to present an institution called a school to manage and provide education and teaching to students in order to understand the reality of cultural, racial or religious differences. The concept of religious moderation education is a concept that provides a stimulus to students to understand the reality of religious differences. One of the schools that has religious diversity and implements religious moderation education is SDN 2 Sukodono, Jepara Regency. The purpose of this study was to describe the role of religious teachers in the implementation of religious moderation education at SDN 2 Sukodono, Jepara Regency. This research uses a field research approach. This type of research uses qualitative research that emphasizes the search for meaning, impact or phenomena with narrative presentation. Data collection techniques are interviews, observation and documentation. Data analysis uses Miles and Huberman analysis techniques, namely data reduction, data presentation and conclusion drawing. The result of this research is that the role of religious teachers at SDN 2 Sukodono, Jepara Regency contains three main roles, namely educator, teacher and facilitator. Meanwhile, the cultivation of the values ​​of religious moderation is manifested in intracurricular activities (classroom learning) and extracurricular activities (green school), and holiday celebrations.
Media Pembelajaran Interaktif Virtual Bitmoji Scene di Mi Miftahul Ulum 02 Honggosoco Muhammad Misbahul Munir; Harminto Mulyo; Fira Nadliratul Afrida; Irma Nur Af’idah
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 7, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v7i2.2829

Abstract

ABSTRACTTechnological advances involve renewal and innovation in various aspects, one of its is in learning. Technology-based interactive media need to be developed to support the learning process. In this case, the role of educators is very important in developing media. But in reality, there are still many educators who have not been able to create and innovate learning media development. This will certainly affect the learning interest of students because learning is monotonous and boring. The solution offered is based on the description of the problem, namely by assisting in the creation of technology-based interactive learning media. One of the technology-based interactive media that can be developed to improve the quality of education is Virtual Bitmoji Scene. Virtual Bitmoji Scene is an effective interactive learning media by applying animated characters that can be adapted to the age background of SD/MI students. This assistance is able to help educators create interactive learning media so that it is hoped that learning objectives will be more easily achieved. Based on the results of the mentoring and training activities carried out from the four assessed aspects, namely the understanding and skills of educators in using technology-based learning media as well as the understanding and ability of educators to create interactive learning media Virtual Bitmoji Scene, an average increase of 65.55% was obtained. . So it can be concluded that there is improvement of educators understanding and skill regarding interactive learning media based on Virtual Bitmoji Scene technology. Keywords : Technology, Interactive, Virtual Bitmoji Scene  ABSTRAKKemajuan teknologi mengharuskan adanya pembaruan dan inovasi di berbagai aspek, salah satunya dalam pembelajaran. Media interaktif berbasis teknologi perlu dikembangkan untuk menunjang proses pembelajaran. Dalam hal ini, peran pendidik sangat penting dalam mengembangkan media. Namun pada kenyataannya, masih banyak pendidik yang belum mampu berkreasi dan berinovasi dalam mengembangkan media pembelajaran. Hal ini tentu akan berpengaruh pada minat belajar peserta didik dikarenakan pembelajaran yang monoton dan membosankan. Solusi yang ditawarkan berdasarkan uraian permasalahan tersebut yaitu dengan pendampingan pembuatan media pembelajaran interaktif berbasis teknologi. Salah satu media interaktif berbasis teknologi yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan yaitu Virtual Bitmoji Scene. Virtual Bitmoji Scene merupakan media pembelajaran interaktif yang efektif dengan menerapkan karakter animasi yang dapat disesuaikan dengan latar belakang usia peserta didik SD/MI. Pendampingan ini mampu membantu pendidik membuat media pembelajaran interaktif sehingga diharapkan tujuan pembelajaran akan lebih mudah tercapai. Berdasarkan hasil kegiatan pendampingan dan pelatihan yang dilakukan  dari ke empat aspek yang dinilai, yaitu pemahaman dan keterampilan pendidik dalam menggunakan media pembelajaran berbasis teknologi serta pemahaman dan kemampuan pendidik membuat media pembelajaran interaktif Virtual Bitmoji Scene, diperoleh hasil rata-rata peningkatan sebesar 65,55%. Sehingga dapat disimpulkan terjadi peningkatan pemahaman dan keterampilan pendidik mengenai media pembelajaran interaktif berbasis teknologi Virtual Bitmoji Scene. Kata Kunci : Teknologi, Interaktif, Virtual Bitmoji Scene 
PROBLEM PENGHAMBAT ANAK LANCAR MEMBACA KELAS V SD Izzatul Aliyah; Ferdina Hayuning Wulanda; Muhammad Misbahul Munir
Eskul : Jurnal Pengajaran dan Pengembangan Sekola Vol. 2 No. 1 (2025): ESKUL: Jurnal Pengajaran Dan Pengembangan Sekolah
Publisher : Yayasan Al Husna Putri Jannah Okus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65836/83c3r569

Abstract

Pendidikan merupakan kegiatan yang diwujudkan dengan tujuan menciptakan kegiatan belajar mengajar. Peserta didik secara aktif dalam memperluas potensi dirinya yang terdidri dari kecerdasan, pengendalian diri, spiritual keagamaan dan keteramplan dalam masyarakat, bangsa dan negara. Peran penting dalam pendidikan SD adalah keterampilan membaca. Membaca adalah teknik yang dilaksanakan dan dimanfaatkan oleh seseorang untuk mendapatkan suatu informasi atau pesan yang terdapat pada media tulis yang dibacanya (buku, majalah dll). Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini merupakan pendekatan kualitatif deskriptif dimana penelitian tersebut berdasarkan pada suatu data yang ada dilapangan. Dimana pada penelitian ini siswa kelas V SDN 2 Surodadi sebagai subjeknya. Pada objek penelitian ini berfokus pada kemampuan membaca dan faktor yang mempengaruhinya. Hasil peneitian yang kami lakukan pada salah satu peserta didik kelas V SDN 2 Surodadi masih ada anak yang belum bisa membaca. Adapun faktor-faktor penghambat yang mempengaruhinya yaitu faktor guru, faktor siswa dan faktor yang berasal dari orang tua. Dalam hasil wawancara yang dilakukan di SDN 2 Surodadi mengenai peran orang tua peserta didik yang belum bisa membaca, dikatakan oleh wali kelas anak kelas V bahwa orang tua anak tersebut sudah dipanggil dan diberitahukan mengenai masalah keterlambatan dalam membaca tetapi tidak ada tanggapan yang serius mengenai keberhasilan perkembangan anaknya.
Pengaruh Media Aplikasi Let's Read Asia terhadap Keterampilan Berbicara Siswa Kelas 5 Arina Esfanti; Muhammad Misbahul Munir
JANACITTA Vol. 9 No. 1 (2026): JANACITTA (Journal of Primary and Children’s Education)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/janacitta.v9i1.4421

Abstract

Abstract This study aims to determine the effect of 5th grade students' speaking skills on Indonesian subjects at SDN 2 Sowan Lor Jepara using Let's Read Asia learning media. The research design used is a quantitative approach using a pre-experimental research design in the form of One Group Pretest-Posttest Design, the sample used was 27 students. The research instrument used was a direct oral test to students. The results of the descriptive analysis showed an increase in the average pre-test score (9.8889) to post-test (14.8148) and a decrease in the standard deviation (from 2.51661 to 1.88184), the paired sample t-test produced a significance value of 0.000 (p <0.05), indicating a significant difference between the pre-test and post-test. The level of influence of this application is in the medium category with an average N-Gain value of 0.4979, supported by a standard deviation of 0.12696 which indicates a not too large variation in improvement between students. The effectiveness of the Let's Read Asia application is based on its ability to increase reading interest through the provision of free picture stories, translation features that expand the collection, and its positive influence on the classroom atmosphere that encourages student activity, curiosity, and learning motivation, especially in terms of speaking skills. These results strengthen the evidence that Let's Read Asia is a useful learning tool. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keterampilan berbicara siswa kelas 5 pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di SDN 2 Sowan Lor Jepara menggunakan media pembelajaran Let’s Read Asia. Desain penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian pra-eksperimental dalam bentuk One Grup Pretest-Posttest Design, sampel yang digunakan berjumlah 27 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan yakni tes lisan secara langsung kepada siswa. Hasil analisis deskriptif menunjukkan peningkatan nilai rata-rata pre-test (9.8889) menjadi post-test (14.8148) dan penurunan standar deviasi (dari 2.51661 menjadi 1.88184), Uji paired sample t-test menghasilkan nilai signifikansi 0.000 (p < 0.05), menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara pre-test dan post-test. Tingkat pengaruh aplikasi ini berada pada kategori sedang dengan nilai N-Gain rata-rata 0.4979, didukung oleh standar deviasi 0.12696 yang menunjukkan variasi peningkatan yang tidak terlalu besar antar siswa. Efektivitas aplikasi Let’s Read Asia didasarkan pada kemampuannya untuk meningkatkan minat baca melalui penyediaan cerita bergambar gratis, fitur penerjemahan yang memperluas koleksi, serta pengaruh positifnya terhadap suasana kelas yang mendorong keaktifan, rasa ingin tahu, dan motivasi belajar siswa, terutama dalam hal keterampilan berbicara. Hasil ini menguatkan bukti bahwa Let’s Read Asia merupakan alat bantu pembelajaran yang bermanfaat.
Pengaruh Media Powtoon terhadap Kemampuan Membaca Puisi Siswa Kelas 4 SDN 3 Dermolo Jepara Wahyu Viky Dwi Indrawan; Muhammad Misbahul Munir; Dwiana Asih Wiranti
JANACITTA Vol. 9 No. 1 (2026): JANACITTA (Journal of Primary and Children’s Education)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/janacitta.v9i1.4932

Abstract

This study aims to analyze the effect of using powtoon media on the poetry reading ability of fourth-grade students at SDN 3 Dermolo Jepara. The main problem underlying this study is the low level of students’ poetry reading skills, indicated by limited mastery of pronunciation, intonation, expression, pauses, and appreciation, resulting from monotonous instruction and minimal use of interactive media. The study employed a quantitative approach with a One Group Pretest-Posttest design. The research subjects consisted of 24 fourth-grade students. Data were collected using a poetry reading performance rubric. Data analysis was carried out using descriptive statistics, Paired Sample T-test, and simple regression. The results showed that the mean pretest score was 68.54 and increased to 82,63 in the posttest. The hypothesis test yielded a significance value of 0,000, indicating a significant effect of powtoon media on students’ poetry reading ability. Powtoon media helps students understand reading techniques and is effective as an alternative learning medium for Indonesian language instruction in elementary schools.  Abstrak Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penggunaan media Powtoon terhadap kemampuan membaca puisi siswa kelas 4 SDN 3 Dermolo Jepara. Permasalahan utama yang melatarbelakangi penelitian ini adalah rendahnya kemampuan membaca puisi siswa yang ditandai oleh kurangnya penguasaan lafal, intonasi, ekspresi, jeda, serta penghayatan akibat pembelajaran yang bersifat monoton dan minim pemanfaatan media interaktif. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One Group Pretest–Posttest. Sampel penelitian terdiri atas 24 siswa kelas 4. Instrumen pengumpulan data berupa rubrik praktik membaca puisi. Analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif, uji Paired Sample T-test, dan regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata pretest sebesar 68,54 dan meningkat menjadi 82,63 pada posttest. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi 0,000 yang menandakan adanya pengaruh signifikan penggunaan media powtoon terhadap kemampuan membaca puisi siswa. Media powtoon membantu siswa memahami teknik pembacaan dan efektif digunakan sebagai alternatif pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar.
Pengembangan Media Komik Strip (Komstrip) dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Pemahaman pada Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas V SD 2 Daren Jepara Farid Aulal Khuluqi; Muhammad Misbahul Munir
JANACITTA Vol. 9 No. 1 (2026): JANACITTA (Journal of Primary and Children’s Education)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/janacitta.v9i1.4943

Abstract

This study aims to develop comic strip-based learning media (Komstrip) as an innovative tool in improving the reading comprehension skills of fifth-grade students at SD 2 Daren Jepara. The background of this study is based on the low interest in reading and students' difficulties in understanding reading texts in Indonesian language lessons. The research method used is Research and Development (R&D) with the ADDIE development model which includes the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. The research instruments are validation sheets from media experts and material experts, as well as student reading comprehension tests. The results show that the Komstrip media obtained the "very feasible" category based on the assessment of media experts and material experts, with an average validation score above 80%. A limited trial on fifth-grade students showed a significant increase in reading comprehension skills, marked by an increase in the average score from 62.0 in the pre-test to 80.0 in the post-test. In addition, students showed high enthusiasm for the use of Komstrip because of its attractive visual appearance, simple storyline, and relevance to everyday life. Thus, the development of Komstrip media has proven effective and feasible to be used as an alternative Indonesian language learning media to improve the reading comprehension skills of elementary school students. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis komik strip (Komstrip) sebagai sarana inovatif dalam meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas V SD 2 Daren Jepara. Latar belakang penelitian ini berangkat dari rendahnya minat baca dan kesulitan siswa dalam memahami teks bacaan pada pelajaran Bahasa Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Instrumen penelitian berupa lembar validasi ahli media dan ahli materi, serta tes membaca pemahaman siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Komstrip memperoleh kategori “sangat layak” berdasarkan penilaian ahli media dan ahli materi, dengan skor rata-rata validasi di atas 80%. Uji coba terbatas pada siswa kelas V menunjukkan adanya peningkatan signifikan kemampuan membaca pemahaman, ditandai dengan kenaikan nilai rata-rata dari 62,0 pada pra-tes menjadi 80,0 pada pasca-tes. Selain itu, siswa menunjukkan antusiasme tinggi terhadap penggunaan Komstrip karena tampilan visual yang menarik, alur cerita yang sederhana, dan relevansi dengan kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, pengembangan media Komstrip terbukti efektif dan layak digunakan sebagai alternatif media pembelajaran Bahasa Indonesia untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa sekolah dasar.