Tujuan penelitian ini adalah mengkaji alih wahana naratif legenda Jaka Tarub sebagai hipogram dalam webtoon 7 Wonders. Data penelitian ini bersumber dari Webtoon 7 Wonders karya Metalu dan Legenda Jaka Tarub karya W. L. Olthof, yang kemudian dianalisis menggunakan pendekatan intertekstual dan teori hipogram Riffaterre. Temuan penelitian menunjukkan bahwa webtoon tersebut secara efektif merupakan turunan dari legenda Jaka Tarub dengan mempertahankan elemen naratif inti sekaligus memodernisasi karakter dan simbol melalui teknik ekspansi dan konversi. Meskipun terjadi peralihan dari sastra lisan tradisional ke media digital, adaptasi ini berhasil mengintegrasikan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal, seperti lagu Lingsir Wengi dan wedhang uwuh, sehingga tetap relevan bagi audiens kontemporer. Pembaca memberikan respons positif dan merasakan kebanggaan budaya, serta mengakui karya tersebut sebagai cara inovatif untuk melestarikan cerita rakyat Indonesia. Hasil penelitian ini menegaskan pentingnya platform digital sebagai sarana yang berharga untuk pelestarian budaya guna memastikan narasi tradisional tetap relevan dan diminati oleh generasi muda.
Copyrights © 2026