Kecemasan dental pada anak usia prasekolah (3–6 tahun) merupakan hambatan utama dalam pelayanan kesehatan gigi. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh terapi bermain story telling terhadap penurunan tingkat kecemasan dental anak usia prasekolah di RSKD Gigi dan Mulut Makassar. Desain pre-experimental one group pretest–posttest dengan consecutive sampling melibatkan 31 responden usia 3–6 tahun. Kecemasan diukur menggunakan kuesioner Preschool Anxiety Scale yang dimodifikasi menjadi 15 item kecemasan dental, dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Intervensi berupa terapi bermain story telling berbasis video animasi berdurasi 10–15 menit sebelum perawatan gigi. Hasil menunjukkan 30 dari 31 anak mengalami penurunan kategori kecemasan (Z = −5,203; p<0,001; effect size r = 0,93). Temuan ini mengonfirmasi efektivitas story telling sebagai intervensi nonfarmakologis yang direkomendasikan untuk diintegrasikan dalam standar pelayanan pedodontia.
Copyrights © 2026