Media Teknik Sipil
Vol. 23 No. 2 (2025): Agustus 2025 (In Progress)

Desain Struktur Penahan Lereng Sungai Menggunakan Metode Load and Resistance Factor Design dengan Mempertimbangkan Kenaikan Muka Air Banjir

Harjanto, Furqaan (Unknown)
Setiaji, Haviano Aziz (Unknown)
Nurhasanah, Kiara Rennita (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Aug 2025

Abstract

Desain dinding penahan tanah di Indonesia umumnya masih menggunakan pendekatan Allowable Stress Design (ASD) sesuai SNI 8460:2017, meskipun standar struktur global telah beralih ke Load and Resistance Factor Design (LRFD). Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja desain dinding penahan tanah tipe non gravitasi kantilever pada lereng Sungai Ciliwung menggunakan pendekatan LRFD dengan mempertimbangkan variasi muka air sungai. Analisis numerik dilakukan menggunakan perangkat lunak GEO5 berdasarkan data N-SPT dan uji laboratorium pada kondisi batas Kuat I, Layan I, dan Ekstrem I. Hasil analisis menunjukkan bahwa dinding dengan penetrasi 32 meter mampu memenuhi kriteria stabilitas global pada kondisi Kuat I (CDR 1,89) dan Ekstrem I (CDR 1,93). Temuan menarik menunjukkan bahwa kondisi muka air banjir justru meningkatkan stabilitas global dibandingkan muka air normal akibat efek penyeimbang hidrostatis (counterweight). Namun, pada kondisi batas Layan I, struktur mengalami kegagalan kinerja dengan deformasi lateral mencapai 2.240 mm, jauh melampaui batas izin standar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun memenuhi stabilitas global, sistem kantilever pada tanah lunak tidak efektif mengontrol deformasi, sehingga paradigma desain perlu beralih ke basis kekakuan (stiffness-based) dengan penggunaan sistem angkur untuk menjamin keamanan struktur.

Copyrights © 2025