Nurhasanah, Kiara Rennita
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Inovasi Beton Adaptif: Optimalisasi Self-Healing Concrete untuk Mitigasi Retakan dan Struktur Berkelanjutan: Artikel Reviu Kurniasih, Nadia Alvi; Nurhasanah, Kiara Rennita; Febriyani, April Lia; Bimantoro, Rachmaida Janiza; Susilowati, S; Khairumaynisa, Zahra Bunga; Zakiyyah, Vania Cahya; Nurchasanah, Yenny
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2025: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan analisis reviu yang bertujuan untuk menganalisis perkembangan beton adaptif melalui teknologi self-healing concrete guna meningkatkan ketahanan struktur terhadap retakan dan mendukung keberlanjutan infrastruktur. Metode yang digunakan adalah analisis kualitatif terhadap 21 artikel ilmiah terpilih, yang mencakup berbagai pendekatan mekanisme penyembuhan, pemanfaatan agen biologis seperti Bacillus subtilis dan Bacillus megaterium, serta integrasi bahan tambahan ramah lingkungan seperti limbah plastik, sayuran, dan biochar. Teknologi Self Healing Concrete bekerja dengan membentuk endapan kalsium karbonat yang menutup celah retakan saat terjadi kerusakan. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa Self Healing Concrete secara konsisten mampu menutup retakan selebar 0,3-0,7 mm, meningkatkan kekuatan tekan hingga 15-20%, serta mengurangi permeabilitas beton terhadap air dan ion klorida. Selain memperpanjang umur layanan struktur dan menekan biaya perawatan, teknologi ini juga mendukung prinsip pembangunan berkelanjutan melalui pemanfaatan limbah domestik dan industri. Namun, adopsi Self Healing Concrete secara luas masih menghadapi tantangan seperti biaya produksi yang tinggi dan belum tersedianya standar teknis nasional. Dengan demikian, Self Healing Concrete memiliki prospek besar sebagai material konstruksi masa depan, terutama untuk infrastruktur yang sulit dijangkau untuk pemeliharaan rutin.
Desain Struktur Penahan Lereng Sungai Menggunakan Metode Load and Resistance Factor Design dengan Mempertimbangkan Kenaikan Muka Air Banjir Harjanto, Furqaan; Setiaji, Haviano Aziz; Nurhasanah, Kiara Rennita
Jurnal Media Teknik Sipil Vol. 23 No. 2 (2025): Agustus 2025 (In Progress)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jmts.v23i2.40788

Abstract

Desain dinding penahan tanah di Indonesia umumnya masih menggunakan pendekatan Allowable Stress Design (ASD) sesuai SNI 8460:2017, meskipun standar struktur global telah beralih ke Load and Resistance Factor Design (LRFD). Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja desain dinding penahan tanah tipe non gravitasi kantilever pada lereng Sungai Ciliwung menggunakan pendekatan LRFD dengan mempertimbangkan variasi muka air sungai. Analisis numerik dilakukan menggunakan perangkat lunak GEO5 berdasarkan data N-SPT dan uji laboratorium pada kondisi batas Kuat I, Layan I, dan Ekstrem I. Hasil analisis menunjukkan bahwa dinding dengan penetrasi 32 meter mampu memenuhi kriteria stabilitas global pada kondisi Kuat I (CDR 1,89) dan Ekstrem I (CDR 1,93). Temuan menarik menunjukkan bahwa kondisi muka air banjir justru meningkatkan stabilitas global dibandingkan muka air normal akibat efek penyeimbang hidrostatis (counterweight). Namun, pada kondisi batas Layan I, struktur mengalami kegagalan kinerja dengan deformasi lateral mencapai 2.240 mm, jauh melampaui batas izin standar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun memenuhi stabilitas global, sistem kantilever pada tanah lunak tidak efektif mengontrol deformasi, sehingga paradigma desain perlu beralih ke basis kekakuan (stiffness-based) dengan penggunaan sistem angkur untuk menjamin keamanan struktur.