Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi manajemen kepala sekolah dalam mendorong inovasi guru pada implementasi Kurikulum Merdeka di SD Negeri 226 Palembang. Kepala sekolah berperan sebagai pemimpin pembelajaran dan agen perubahan yang menciptakan lingkungan sekolah yang mendukung kreativitas dan kemandirian guru dalam mengembangkan praktik pembelajaran inovatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, guru, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi manajemen kepala sekolah dilaksanakan melalui empat fungsi utama, yaitu perencanaan yang berorientasi pada inovasi guru, pengorganisasian melalui pembentukan tim inovasi pembelajaran, pelaksanaan pembinaan profesional melalui pelatihan dan pendampingan, serta pengawasan melalui supervisi akademik dan evaluasi reflektif. Strategi tersebut mendorong munculnya inovasi pembelajaran seperti penerapan pembelajaran berbasis proyek, pemanfaatan teknologi pembelajaran, penggunaan media interaktif, serta pengembangan asesmen autentik. Implementasi inovasi masih menghadapi beberapa tantangan, antara lain beban administrasi guru, keterbatasan sarana, dan resistensi terhadap perubahan. Tantangan tersebut diatasi melalui kolaborasi, pelatihan berkelanjutan, dan penguatan budaya berbagi praktik baik. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dan praktis bagi pengembangan kepemimpinan sekolah dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka.
Copyrights © 2026