Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERMINTAAN TEMPE BUNGKUS DAUN DI KECAMATAN LOA KULU KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA Kusumawati, Nila; Zaini, Achmad; Mursidah, Mursidah
Jurnal Magrobis Vol 19, No 1 (2019)
Publisher : Agriculture Faculty, University of Kutai Kartanegara, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (735.224 KB)

Abstract

The demand for leaf wrapped tempe in Sub District Loa Kulu is influenced by several factors such as income, taste, number family member, expectation future and tempe price. The purposes of this research were to identify and analyze factors influencing the demand of household industry and to know the amount of elasticity of demand of leaf wrapped tempe in Sub District Loa Kulu, District Kutai Kartanegara.This research was conducted from Maret  to April  2017, at Sub District Loa Kulu.The subjects of this research were the exsisting market in Loa Kulu and that sale tempe leaf wrapped.            The data was taken used questionnaires and interviews. Samples taken as many 44 people from 51,453 population.Respondents were taken purposively, who had bought leaf wrapped. Factors demand in the analysis with calculation tool SPSS and the magnitude of elasticity is calculated using manual formula.The result of this showed that income, number family member had significant effect on ? = 0.05. While the taste factor, expectation future and price tempe has no significantly effect on ? = 0.05. against the demand for leaf wrapped tempe. value of 32.2% means the demand variable tempe leaf wrapped can be explained by income, taste, number family member, expectation future and tempe price, the rest is explained by other factors of 67.8%. And the magnitude of elasticity coefficient on demand of leaf wrapped tempe was 0.08.Demand for leaf wrapped tempe in Sub District Loa Kulu is influenced by several factors such as income, number family member. Magnitude the coefficien of elasticity of demand for leaf wrapped tempe is inelastic category. Keywords: Demand, Leaf Wrapped Tempe, Sub District Loa Kulu
SPASIOTEMPORAL DEMAM BERDARAH DENGUE BERDASARKAN HOUSE INDEX, KEPADATAN PENDUDUK DAN KEPADATAN RUMAH Kusumawati, Nila; Sukendra, Dyah Mahendrasari
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 4 No 2 (2020): HIGEIA: April 2020
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v4i2.32507

Abstract

Abstrak Puskesmas Gambirsari merupakan daerah dengan angka kesakitan DBD tertinggi se-Kota Surakarta dari 5 tahun terakhir. Faktor lingkungan dan demografi dinilai cukup terlibat dalam terjadinya kasus DBD. Diperlukan upaya pencegahan DBD dengan menggambarkan pola persebaran kasus, faktor demografi maupun faktor lingkungan secara luas dan spesifik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan secara spasiotemporal kejadian DBD berdasarkan variabel HI, kepadatan penduduk, dan kepadatan rumah. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni 2019. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskritif menggunakan pendekatan cross-sectional. Sampel yang digunakan adalah seluruh total populasi yang berjumlah 334 penderita DBD. Pengambilan titik koordinat menggunakan aplikasi GPS. Analisis data menggunakan analisis univarat dan analisis spasial. Hasil analisis spasiotemporal menunjukkan gambaran spasial secara temporal variabel penelitian dengan kejadian DBD. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah kasus DBD tahun 2015 hingga Maret 2019 lebih endemis terjadi di RW yang memiliki kepadatan penduduk sedang, kepadatan rumah sedang serta HI yang rendah. Analisis buffer zone pada tahun 2019 daerah yang masuk kedalam area buffer adalah RW 8, RW 23, RW 17 dan RW 31. Abstract Gambirsari Public Health Center is the area with the highest DHF morbidity rate in the city of Surakarta from 2015 to 2017. Factors affecting the incidence of DHF in 2015 to March 2019 are house index, population density and house density. Efforts to prevent dengue fever spatially to describe the pattern of distribution of cases, demographic factors and environmental factors broadly and specifically in all work areas of the health center. This type of research is a descriptive study using a cross-sectional approach. The sampling technique is cluster sampling with 92 samples. Retrieval of the coordinates using the GPS application. Data analysis uses univarat analysis and spatial analysis. The results of the spatial-temporal analysis show the temporal picture of the study variables temporally with the incidence of DHF. The conclusion in this study is the case of DHF in 2015 to March 2019 more endemic in RWs that have moderate population density, moderate house density and low house index. Analysis of the buffer zone in 2019 the areas included in the buffer area are RW 8, RW 23, RW 17 and RW 31.   Keywords : Spasiotemporal, population density, house density, HI
Analisis Tingkat Adopsi Metode System Of Rice Intensification (SRI) dan Pendapatan Petani Padi Sawah di Desa Teluk Pandan Kecamatan Teluk Pandan Rusmiyati, Rusmiyati; Sari, Puspita; Kusumawati, Nila
Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian Vol 18, No 33 (2021): Juli 2021
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppp.v18i33.614

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat adopsi petani padi sawah terhadap metode SRI (System of Rice Intensification) di Desa Teluk Pandan, Kecamatan Teluk Pandan, mengetahui perbedaan pendapatan petani padi sawah sebelum dan sesudah mengadopsi metode SRI (System of Rice Intensification) di Desa Teluk Pandan, Kecamatan Teluk Pandandan untuk mengetahui hubungan antara tingkat adopsi metode SRI (System of Rice Intensification) dan pendapatan petani padi sawah di Desa Teluk Pandan Kecamatan Teluk Pandan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode scoring menggunakan skala Likert, analisis pendapatan, uji beda rata-rata (Compare Means) dengan menggunakan alat bantu SPSS 16.0 dan uji Rank Spearman. Metode penentuan lokasi penelitian dilakukan secara purposive. Teknik pengambilan sampel dengan teknik pengambilan sampel jenuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat adopsi petani terhadap metode SRI di Desa Teluk Pandan adalah tinggi dengan nilai adopsi sebesar 25,5, terdapat perbedaan pendapatan petani sebelum petani sebelum adopsi sebesar Rp2.612.285/MT sedangkan pendapatan petani setelah adopsi metode SRI sebesar Rp.21.125.285/MT, dan hasil uji beda rata-rata diperoleh thitung sebesar 3,968 dan ttabel 2.571,dan terdapat hubungan antara tingkat adopsi metode SRI dan pendapatan petani padi sawah di Desa Teluk Pandan, Kecamatan Teluk Pandan dengan hasil uji Rank Spearman diperoleh nilai rs sebesar 0,972 dengan thitung sebesar 8,272 dan ttabel sebesar 1,943. 
Spasiotemporal Demam Berdarah Dengue berdasarkan House Index, Kepadatan Penduduk dan Kepadatan Rumah Kusumawati, Nila; Sukendra, Dyah Mahendrasari
HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Vol 4 No 2 (2020): HIGEIA: April 2020
Publisher : Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/higeia.v4i2.32507

Abstract

Abstrak Puskesmas Gambirsari merupakan daerah dengan angka kesakitan DBD tertinggi se-Kota Surakarta dari 5 tahun terakhir. Faktor lingkungan dan demografi dinilai cukup terlibat dalam terjadinya kasus DBD. Diperlukan upaya pencegahan DBD dengan menggambarkan pola persebaran kasus, faktor demografi maupun faktor lingkungan secara luas dan spesifik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan secara spasiotemporal kejadian DBD berdasarkan variabel HI, kepadatan penduduk, dan kepadatan rumah. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni 2019. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskritif menggunakan pendekatan cross-sectional. Sampel yang digunakan adalah seluruh total populasi yang berjumlah 334 penderita DBD. Pengambilan titik koordinat menggunakan aplikasi GPS. Analisis data menggunakan analisis univarat dan analisis spasial. Hasil analisis spasiotemporal menunjukkan gambaran spasial secara temporal variabel penelitian dengan kejadian DBD. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah kasus DBD tahun 2015 hingga Maret 2019 lebih endemis terjadi di RW yang memiliki kepadatan penduduk sedang, kepadatan rumah sedang serta HI yang rendah. Analisis buffer zone pada tahun 2019 daerah yang masuk kedalam area buffer adalah RW 8, RW 23, RW 17 dan RW 31. Abstract Gambirsari Public Health Center is the area with the highest DHF morbidity rate in the city of Surakarta from 2015 to 2017. Factors affecting the incidence of DHF in 2015 to March 2019 are house index, population density and house density. Efforts to prevent dengue fever spatially to describe the pattern of distribution of cases, demographic factors and environmental factors broadly and specifically in all work areas of the health center. This type of research is a descriptive study using a cross-sectional approach. The sampling technique is cluster sampling with 92 samples. Retrieval of the coordinates using the GPS application. Data analysis uses univarat analysis and spatial analysis. The results of the spatial-temporal analysis show the temporal picture of the study variables temporally with the incidence of DHF. The conclusion in this study is the case of DHF in 2015 to March 2019 more endemic in RWs that have moderate population density, moderate house density and low house index. Analysis of the buffer zone in 2019 the areas included in the buffer area are RW 8, RW 23, RW 17 and RW 31. Keywords : Spasiotemporal, population density, house density, HI
Distance learning in the digital era Epriyanti, Epriyanti; Ahyani, Nur; Kusumawati, Nila
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol 6, No 3 (2021): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/021118jpgi0005

Abstract

The Covid 19 pandemic makes the learning process must be done remotely. The learning process, which is usually done face-to-face, changes to a distance. There are many new things in distance learning. Adaptations are carried out by teachers and students. Increased mastery of technology is carried out. This research uses the library research method, where this research in collecting information and data uses a variety of materials and materials in the library, namely in the form of books, journals, documents, magazines, historical stories, news, and other relevant sources. Distance learning requires adequate facilities and infrastructure, such as laptops, computers, smartphones and internet networks. This becomes one of the challenges of distance learning. Distance learning makes students more independent, because it places more emphasis on being student centered. They are more courageous to express their opinions and ideas. As well as the government has also provided several platforms that students can use to learn.
The BUSINESS MODEL CANVAS STRATEGY AT OKUSA SHOP SANGATTA EAST KUTAI Rusmiyati; Kusumawati, Nila; SP, Rahmad Bagus Ajitama
Jurnal Ilmiah Manajemen dan Kewirausahaan (JUMANAGE) Vol 3 No 2 (2024): Volume 3 Nomor 2 Juli 2024
Publisher : LPPM Universitas Dinamika Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33998/jumanage.2024.3.2.1742

Abstract

Olahan Kuliner Sangatta (OKUSA) is a shop or gallery established by LPB Pabanet (Lembaga Pengembangan Bisnis PAMA Benua Etam), as a market development effort for MSME products. The development of a Business Model Canvas (BMC) is an excellent step to assist OKUSA Stores in designing a more appropriate and effective business model. This study aims to identify and map the Business Model Canvas (BMC) at Toko OKUSA. The research method used is descriptive quantitative with data collection techniques through Focus Group Discussion (FGD), with 6 respondents consisting of 4 OKUSA administrators, namely the Chairperson, Secretary, Treasurer and Marketing Division, and 2 officials of LPB Pabanet, namely the Coordinator and 1 Staff.. This research uses SWOT Business Model Canvas analysis, SWOT Diagram and Business Model Canvas Blue Ocean Strategy. The results showed that Toko OKUSA is in a position of Stability in terms of the aspects of the Business Model analysed by Canvas in the IFAS Matrix, EFAS Matrix, and IE Matrix. Analysis with the SWOT diagram shows that Toko OKUSA is in quadrant I, which means it remains in a prime situation. Analysis of the SWOT Matrix and Blue Ocean Strategy (BOS) shows that Toko OKUSA must pay attention to the market situation and product arrangement in the gallery, utilise information media, add product value, create relationships with customers/clients on an ongoing basis. The use of technology, increasing competent human resources, product innovation and maintaining low prices. Keyword : BMC, SWOT, Blue Ocean Strategy
POTRET IBU MENYUSUI DALAM MEMENUHI ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIAK HULU II Yani, Dasma Fitri; Hamidi, M. Nizar Syarif; Kusumawati, Nila
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2022): Volume 1 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v1i1.10905

Abstract

Masalah kesehatan yang terjadi pada kalangan masyarakat saat ini adalah banyaknya penderita tekanan sdarah tinggi (hipertensi). Salah satu cara untuk menurunkan tekanan darah salah satunya dengan pengobatan herbal menggunakan biji mahoni. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsumsi ekstrak biji mahoni (Swetenia mahagoni jacq) terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di Desa Pulau Jambu Wilayah Kerja Pukesmas Kuok Tahun 2018.Jenis penelitian ini menggunakan metode praeksperimen dengan rancangan one group pretest-postetst.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderita hipertensi yang ada di Desa Pulau Jambu Usia 45-55 tahun yang berjumlah 28 orang.Sampel yang memenuhi kriteria inklusi dalam penelitian ini adalah sebanyak 20 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dengan metode total sampling. Alat ukur yang digunakan adalah sphygmomanometer danlembar observasi. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisa univariat dan analisa bivariate. Dari hasil penelitian di dapatkan rata-rata tekanan darah sistolik sebelum diberikan ekstrak biji mahoni adalah 151.75 mmHg dan setelah diberikan ekstrak biji mahoni rata-rata sistolik menjadi 129.50 mmHg, sedangkan rata-rata tekanan darah diastol sebelum diberikan konsumsi ekstrak biji mahoni 93.25 mmHg dan setelah diberikan ekstrak biji mahoni diastol nya menjadi 79.00 mmHg. Hasil uji statistic didapatkan nilai p value 0,000, maka dapat disimpulkan ada pengaruh konsumsi ekstrak biji mahoni terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di Desa Pulau Jambu Wilayah Kerja Pukesmas Kuok Tahun 2018. Diharapkan bagi penderita hipertensi agar dapat mengkonsumsi ekstrak biji mahoni sebagai terapi non farmakologi untuk menurunkan tekanan darah.
Faktor Faktor yang Mempengaruhi Preferensi Masyarakat dalam Mengkonsumsi Tempe Bungkus Daun di Kecamatan Loa Kulu Kabupaten Kutai Kartanegara Kusumawati, Nila
Jurnal Pertanian Terpadu Vol 6 No 2 (2018): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid VI Nomor 2 Desember 2018
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36084/jpt..v6i2.167

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi masyarakat dalam mengkonsumsi tempe bungkus daun. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Loa Kulu sejak bulan April 2014 sampai dengan bulan Juni 2014. Pengambilan data dilakukan di Pasar Loa Kulu melalui wawancara dan kuisioner yang diisi oleh responden pada daftar pertanyaan-pertanyaan yang telah disiapkan. Sampel yang diambil sebanyak 23 orang dari 300 populasi. Responden yang digunakan adalah konsumen yang sudah membeli tempe bungkus daun diambil secara sengaja. Faktor-faktor yang mempengaruhi masyarakat dalam mengkonsumsi tempe bungkus daun menggunakan analisis secara deskriptif, diukur melalui 10 indikator yaitu harga, kehalalan, tambahan pengawet, informasi kadaluarsa, pilihan rasa, kemasan, ketersediaan, merek, tambahan nilai gizi, izin Departemen Kesehatan. Faktor-faktor yang mempengaruhi diukur melalui 10 indikator diantaranya 8 faktor termasuk mempengaruhi yaitu harga, kehalalan, tambahan pengawet, informasi kadaluarsa, pilihan rasa, kemasan, ketersediaan, tambahan nilai gizi sedangkan 2 faktor yang tidak mempengaruhi yaitu merek dan Izin Departemen Kesehatan.
Analisis Beberapa Faktor yang Berpengaruh terhadap Volume Penjualan Telur Ayam Ras pada PT. Manuntung Raya, Balikpapan Utara Nursida, Nursida; Kusumawati, Nila; Minanga, Yanti Langi’
Jurnal Pertanian Terpadu Vol 9 No 2 (2021): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid IX Nomor 2 Desember 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36084/jpt..v9i2.298

Abstract

PT. Manuntung Raya adalah suatu perusahaan peternakan yang berada di Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara. Perusahaan ini mengusahakan beberapa jenis komoditi ternak termasuk ayam ras petelur. Produksi telur ayam ras PT. Manuntung Raya dikenal dengan telur ayam ras km.18. Telur ini diminati oleh banyak konsumen dan dipasarkan di wilayah Balikpakan maupun di luar Balikpapan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh produksi telur, harga jual, dan jumlah pembeli baik secara simultan maupun secara parsial terhadap volume penjualan telur di PT. Manuntung Raya. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai Juni 2019 di PT. Manuntung Raya, Balikpapan Utara. Data yang digunakan adalah data runtun waktu tahun 2016-2018. Analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif dan regresi linear berganda. Data diolah menggunakan software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi telur, harga jual dan jumlah pembeli secara simultan berpengaruh signifikan terhadap volume penjualan telur ayam ras di PT. Manuntung Raya pada taraf kepercayaan 95% dengan nilai F hitung lebih besar dari nilai F tabel (26,651>2,874). Secara parsial produksi telur berpengaruh positif terhadap volume penjualan telur ayam ras dengan nilai t hitung lebih besar dari pada t tabel (8,899>1,960), harga jual berpengaruh negatif terhadap volume penjualan telur ayam ras dengan nilai t hitung lebih besar dari nilai t tabel (-2,246>1,960), sementara jumlah pembeli tidak berpengaruh terhadap volume penjualan telur ayam ras dengan nilai t hitung lebih kecil dari pada t tabel (-1,174<1,960).
IMPLEMENTASI PENDEKATAN SEGITIGA RESTITUSI DALAM MEMBENTUK DISIPLIN POSITIF SISWA DI SDN 21 PALEMBANG Saputra, Josa; Yanti, Salika Wardama; Ayisa, Selpia Putri; Yulaini, Erma; Utomo, Budi; Kusumawati, Nila
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 2 (2025): Volume 10 Nomor2, Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i2.27403

Abstract

The formation of positive discipline is an important part of student character education. The restitution triangle approach, which emphasizes reflection, admitting mistakes, and self-improvement, is considered effective in improving discipline without relying on punishment or rewards. Although SDN 21 Palembang has implemented positive discipline, there are still violations of rules by students. Therefore, a more optimal approach is needed that touches on the aspect of self-awareness. This study aims to describe the implementation of the restitution triangle in forming positive student discipline. This study aims to describe the implementation of the restitution triangle approach in forming positive student discipline and the obstacles faced by class V-B teachers at SDN 21 Palembang. This study uses a qualitative approach with a case study method. Data collection techniques are carried out through observation, interviews, documentation, and questionnaires. Data analysis for this study is based on the Miles and Huberman model. Activities included in the data analysis for this study are data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that the restitution triangle consisting of three stages of stabilizing identity, validating wrong actions, and asking for beliefs has succeeded in increasing students' awareness of discipline and responsibility. The obstacles encountered include differences in student character, students' lack of initial understanding of the rules, and teachers' time constraints. However, through this approach, a positive and reflective learning environment can be created.