Generasi milenial memiliki peran krusial dalam menentukan arah bangsa. Sebagai bagian dari sistem demokrasi, tidak hanya memiliki hak, tetapi juga kewajiban untuk berpartisipasi, salah satunya melalui pemilu. Pemilu adalah proses politik untuk memilih wakil rakyat guna membentuk pemerintahan sesuai kehendak mayoritas, warga negara dapat memilih secara langsung maupun tidak langsung. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk menjaga integritas pemilu dalam berdemokrasi untuk menciptakan pemerintahan yang bersih tanpa adanya penyalahgunaan kekuasaan. Manfaat dari penelitian ini yakni dapat menumbuhkan partisipasi generasi penerus dalam politik. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah metode studi pustaka (library research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa generasi milenial dianggap kurang terlibat dalam politik dan bahkan cenderung apatis, atau lebih tepatnya kurang berpartisipasi dalam politik. Berbagai faktor yang mempengaruhi keputusan politik tersebut, antara lain akibat adanya perbedaan perilaku dalam pemilihan umum.
Copyrights © 2026