Penelitian ini mengangkat isu kurangnya kajian mendalam tentang sistem gramatika bahasa Bugis di bidang linguistik deskriptif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan secara rinci bentuk pernyataan kala dalam bahasa Bugis. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui metode simak-catat dari tuturan asli dan teks tertulis, kemudian dianalisis dengan metode agih yang dilengkapi teknik bagi unsur langsung, lesap, dan ganti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pernyataan kala bahasa Bugis dinyatakan secara morfologis melalui perpaduan afiks penanda kala dan sufiks pronomina persona yang melekat pada verba, membentuk tiga kategori waktu absolut. Kala lampau secara konsisten ditandai afiks {-na-} yang bergabung dengan sufiks pronomina dan melalui proses morfofonemik menjadi bentuk singkat (mis., {-nak}, {-nik}, {-no}, {-ni}). Kala kini secara unik ditandai morfem zero {Ø} yang kehadiran sufiks pronominanya menjadi penentu keberterimaan. Sementara itu, kala mendatang ditandai afiks {-pa-} yang menunjukkan variasi sufiks rangkap lengkap maupun singkat. Temuan ini menunjukkan pentingnya verba sebagai pembawa informasi waktu dalam bahasa Bugis, serta memberikan pijakan empiris bagi pengembangan linguistik deskriptif, bahan ajar, dan strategi revitalisasi bahasa Bugis.
Copyrights © 2026