Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memperbaiki proses bisnis pada PT Temprina Media Grafika, khususnya pada proses order cetak dan penyerahan akhir proyek. Penelitian ini dilakukan karena masih ditemukannya permasalahan pada proses bisnis utama, seperti ketidaksesuaian data pesanan akibat input manual, ketidaklengkapan informasi dari pelanggan, serta kendala dalam penyelesaian pembayaran akhir. Permasalahan tersebut berdampak pada menurunnya efisiensi operasional, meningkatnya risiko kesalahan produksi, dan terganggunya arus kas perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan Business Process Management (BPM) sebagai kerangka kerja utama. Penentuan proses bisnis prioritas dilakukan menggunakan metode Importance-Performance Analysis (IPA). Proses bisnis prioritas kemudian dimodelkan dalam kondisi saat ini (as-is) dan usulan perbaikan (to-be) menggunakan Business Process Modeling Notation (BPMN) dengan bantuan Bizagi Modeler. Analisis akar permasalahan dilakukan menggunakan metode 5 Whys Analysis, kemudian diklasifikasikan berdasarkan konsep Lean untuk mengidentifikasi jenis pemborosan dalam proses bisnis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan utama disebabkan oleh pemborosan berupa kesalahan proses, waktu tunggu, dan proses yang tidak efisien. Model proses bisnis usulan dirancang dengan menekankan pada standarisasi data order, kejelasan alur pembayaran, dan peningkatan koordinasi antar pihak. Usulan ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan kualitas layanan perusahaan.
Copyrights © 2026