Pisang merupakan salah satu buah yang banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia dan sering diolah menjadi berbagai produk makanan, salah satunya keripik pisang. Namun, mitra kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), yaitu UMKM IBDA yang dirintis oleh Teuku Muhammad Imam Shiddiq di Lhoksukon, menghadapi kendala dalam proses produksi karena pengirisan pisang masih dilakukan secara manual. Proses tersebut memakan waktu, melelahkan, serta berisiko melukai jari pekerja, sehingga produktivitas dan kualitas produk terbatas. Kegiatan PKM ini bertujuan meningkatkan produktivitas dan kualitas keripik pisang melalui hibah mesin pengiris pisang kepada mitra. Metode yang digunakan adalah participation approach, di mana mitra dilibatkan secara aktif dalam setiap tahap kegiatan meliputi identifikasi kebutuhan, pemilihan jenis mesin, uji coba, dan demonstrasi alat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan mesin pengiris dapat menggantikan proses manual dengan kecepatan dan kualitas irisan yang setara. Selain itu, kapasitas produksi meningkat signifikan, dan mutu irisan menjadi lebih seragam sehingga berdampak positif terhadap keberlanjutan usaha mitra
Copyrights © 2026