Permasalahan perilaku berisiko pada remaja, seperti konsumsi alkohol dan penyalahgunaan obat-obatan terlarang, merupakan isu yang semakin sering ditemukan di lingkungan masyarakat perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dinamika psikologis kelompok remaja serta mengevaluasi efektivitas intervensi psikoedukasi berbasis komunitas dalam meningkatkan pemahaman remaja dan orang tua terkait regulasi emosi, pola asuh, serta bahaya alkohol dan obat-obatan terlarang. Metode asesmen menggunakan pendekatan kualitatif melalui semi-structured interview, group interview, dan focus group discussion (FGD) yang melibatkan remaja, orang tua, Ketua RT, Ketua RW, dan lurah di RW 7 Kelurahan K, Kecamatan G, Kota Surabaya. Intervensi dilakukan melalui tiga sesi psikoedukasi yang mencakup regulasi emosi remaja, pola asuh orang tua, serta edukasi bahaya alkohol dan NAPZA dengan metode ceramah interaktif, diskusi, latihan praktik, dan media poster edukatif. Hasil evaluasi menggunakan pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang signifikan pada remaja maupun orang tua. Intervensi ini terbukti efektif meningkatkan pengetahuan, kesadaran, serta keterlibatan keluarga dalam upaya pencegahan perilaku berisiko pada remaja.
Copyrights © 2026