Permainan kartu huruf membantu anak belajar dengan cara yang menyenangkan. Anak tidak hanya duduk mendengarkan, tetapi aktif memegang kartu, mencocokkan gambar dan huruf, serta mengucapkan bunyi huruf yang dikenalnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap gambaran kemampuan membaca, bahasa, dan pengaruh penerapan permainana kartu huruf terhadap kemampuan membaca permulaan pada anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimen semu (quasi experiment). Desain penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Design, yaitu melibatkan dua kelompok: kelompok eksperimen yang diberikan perlakuan menggunakan permainan kartu huruf, dan kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran dengan metode konvensional. bahwa kemampuan membaca permulaan anak usia dini pada kedua kelompok awalnya rendah–sedang dan relatif sebanding (eksperimen 1.47 vs. kontrol 1.52). Setelah intervensi, kelompok eksperimen yang menggunakan permainan kartu huruf mengalami peningkatan drastis menjadi 3.05 (kategori baik–sangat baik), jauh lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (1.95, masih sedang). Peningkatan paling menonjol pada pencocokan huruf–gambar dan kata awal (+1.7 poin), didukung uji statistik yang signifikan. Temuan ini menegaskan efektivitas permainan kartu huruf sebagai media berbasis permainan multisensori yang selaras dengan teori ZPD Vygotsky dan prinsip belajar bermain di PAUD.
Copyrights © 2026