Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengukur nilai perusahaan PT LRNA dengan menggunakan metode WACC dan menganalisis implikasinya dalam konteks akuisisi. Penilaian ini akan membantu calon pengakuisisi memahami nilai intrinsik Lorena Transport, mempertimbangkan semua risiko dan potensi pengembalian, serta membuat keputusan yang tepat terkait dengan harga yang wajar untuk membayar perusahaan tersebut. Data yang digunakan adalah Balance Sheet, Income Statement, Laporan Arus Kas dari PT LRNA TBK selama 3 Tahun 2021 – 2023. Selain itu dibuat juga Analisa Target Assumption untuk melihat proyeksi selama 5 tahun kedepan. Berdasarkan data yang diberikan, nilai intrinsik per saham perusahaan diperkirakan sebesar Rp 583,22. Angka ini diperoleh melalui metode Discounted Cash Flow (DCF) dengan menggunakan WACC sebesar 7.7%. WACC sebesar 7,7% mencerminkan biaya rata-rata tertimbang yang harus ditanggung perusahaan untuk mendanai operasinya. Berdasarkan perhitungan WACC sebesar 7,7%, kita bisa menyimpulkan bahwa investor mengharapkan tingkat pengembalian yang cukup tinggi dari investasi mereka di LRNA. Harga Pasar Saham LRNA per 02 Aug 2024 adalah Rp130. Maka bisa disimpulkan Jika nilai intrinsik per saham LRNA diperkirakan sebesar Rp 583.22, sementara harga pasar saat ini hanya Rp 130, maka ini mengindikasikan bahwa saham LRNA saat ini sangat undervalued (ternilai rendah).
Copyrights © 2026