Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Means Ends Analysis (MEA) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VII SMP Negeri 1 Pronojiwo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen semu (quasi experimental research) menggunakan desain pretest-posttest control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII yang berjumlah 143 siswa. Sampel penelitian dipilih menggunakan teknik simple random sampling sehingga diperoleh dua kelas, yaitu kelas VII A sebagai kelas eksperimen dan kelas VII B sebagai kelas kontrol dengan total sampel 56 siswa. Instrumen penelitian berupa tes uraian kemampuan pemecahan masalah matematis yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas, perhitungan N-gain, serta uji hipotesis menggunakan Independent Sample t-Test dengan bantuan IBM SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai posttest kelas eksperimen (72,71) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (67,07). Nilai rata-rata N-gain kelas eksperimen sebesar 0,3748 berada pada kategori sedang, sedangkan kelas kontrol sebesar 0,2598 berada pada kategori rendah. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi 0,002 < 0,05 sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Means Ends Analysis berpengaruh signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VII SMP Negeri 1 Pronojiwo.
Copyrights © 2026