Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi dan motivasi mahasiswa dalam menjaga kebersihan lingkungan melalui integrasi nilai-nilai Islam dan perspektif sains. Masalah utama yang diangkat adalah adanya perilaku kurang peduli terhadap kebersihan di lingkungan kampus dan kesenjangan antara pemahaman teoritis dengan praktik nyata sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap mahasiswa Universitas Negeri Medan serta studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memahami kebersihan sebagai bagian integral dari iman (thaharah) dalam Islam dan sebagai upaya preventif kesehatan dalam sains untuk mencegah penyakit. Faktor yang memengaruhi kesadaran mahasiswa meliputi latar belakang pendidikan, nilai religius, serta ketersediaan fasilitas sanitasi di kampus. Temuan ini diharapkan dapat menjadi landasan bagi pihak kampus dalam mengembangkan program edukasi karakter berbasis integrasi agama dan sains guna mewujudkan budaya hidup bersih yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026