Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses komunikasi kesehatan yang dilakukan oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Palembang melalui Program Bina Keluarga Remaja (BKR) dalam meningkatkan pengetahuan kesehatan reproduksi remaja pra-nikah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya pemahaman remaja terkait kesehatan reproduksi serta terbatasnya kajian yang mengkaji efektivitas komunikasi program berbasis keluarga dalam perspektif komunikasi kesehatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan melibatkan informan yang terdiri dari pegawai DPPKB, kader BKR, orang tua, dan remaja. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi dalam Program BKR berlangsung secara interaktif melalui penyuluhan, diskusi kelompok, dan pendampingan keluarga. Proses komunikasi ini mendorong partisipasi aktif peserta serta memperkuat peran orang tua dalam memberikan edukasi kepada remaja. Temuan ini menunjukkan bahwa komunikasi interaktif berbasis keluarga efektif dalam meningkatkan pemahaman dan membentuk sikap remaja terhadap kesehatan reproduksi. Penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan kajian komunikasi kesehatan, khususnya terkait efektivitas komunikasi interpersonal dalam program berbasis keluarga
Copyrights © 2026