Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan siswa kelas 5 SD Swasta Tegal Sari dalam memahami konsep geometri, khususnya bangun datar dan bangun ruang. Metode yang digunakan adalah pendekatan campuran antara kualitatif dan kuantitatif. Wawancara dilakukan kepada guru untuk mengidentifikasi strategi pembelajaran dan hambatan yang dihadapi, sedangkan angket disebarkan kepada siswa guna mengetahui sejauh mana pemahaman mereka terhadap materi geometri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa mengalami kesulitan dalam membedakan bangun datar dan bangun ruang, serta belum memahami ciri-ciri maupun contoh dari masing-masing bangun secara menyeluruh. Tantangan utama dalam proses pembelajaran adalah minimnya media pembelajaran interaktif dan rendahnya pemahaman awal siswa terhadap geometri. Sebagai solusi, guru menerapkan strategi pembelajaran berbasis visual, penggunaan alat peraga konkret, dan teknologi digital untuk meningkatkan keterlibatan serta pemahaman siswa. Penelitian ini memberikan rekomendasi penting terkait inovasi metode pembelajaran geometri di sekolah dasar.
Copyrights © 2026