Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan dan strategi yang digunakan guru dalam mengajarkan materi pecahan kepada siswa kelas IV sekolah dasar. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan seorang guru kelas IV di SDN 060858. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan dalam memahami konsep pecahan, terutama dalam membedakan pembilang dan penyebut serta mengaitkan representasi visual dengan konsep abstrak. Faktor psikologis seperti rendahnya motivasi dan rasa percaya diri juga menjadi penghambat dalam proses belajar. Pendekatan pembelajaran yang kurang kontekstual memperparah kesulitan tersebut. Penelitian ini menekankan pentingnya penerapan pendekatan Matematika Realistik, pembelajaran berdiferensiasi, dan strategi motivasional untuk meningkatkan pemahaman siswa. Guru perlu merancang pembelajaran yang adaptif dan bermakna agar siswa mampu memahami konsep pecahan dengan lebih baik.
Copyrights © 2026