Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif jenis quasi-eskperimen yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media mentimeter terhadap hasil belajar IPAS siswa. Desain penelitian yang digunakan adalah one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri 16 Cellu, dengan jumlah sampel sebanyak 18 siswa yang ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes berbentuk pilihan ganda untuk mengukur hasil belajar IPAS siswa sebelum dan sesudah penggunaan media Mentimeter. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa nilai pretest hasil belajar IPAS siswa kelas V berada pada kategori sedang dengan rata – rata sebesar 55,83, sedangkan nilai postest berada pada kategori baik dengan rata- rata sebesar 78,61. Sedangkan, hasil analisis statistik inferensial menggunakan uji Paired sample t- test menunjukkan bahwa nilai thitung sebesar 7,583 > ttabel sebesar 1,73961 dengan nilai signifikan 0.001, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar IPAS siswa sebelum dan sesudah penggunaan media mentimeter. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media mentimeter berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas V SD Negeri 16 Cellu.
Copyrights © 2026