Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan teknologi tepat guna berupa mesin cetak batako dengan pembuatan batako berbahan serbuk kaca sebagai solusi permasalahan pengelolaan limbah kaca di Desa Lamajang, Kabupaten Bandung. Metode yang digunakan ialah metode rekayasa teknologi berbasis partisipatif masyarakat, yang meliputi tahapan identifikasi kebutuhan, perancangan alat menggunakan pendekatan DFMA, pembuatan prototipe, uji coba, serta pelatihan dan pendampingan kepada masyarakat. Proses perancangan mesin dilakukan menggunakan pendekatan Design for Manufacturing and Assembly (DFMA) untuk menghasilkan desain yang sederhana, efisien, dan mudah diproduksi menggunakan fasilitas bengkel dasar. Dari dua alternatif rancangan, Desain 2 dengan sistem tuas dan hopper dipilih karena lebih ergonomis, hemat energi, dan mudah dirakit. Hasil uji coba menunjukkan mesin mampu menghasilkan gaya tekan stabil sebesar 165 kgf dengan waktu siklus rata-rata 38 detik, serta kualitas batako yang padat dan seragam. Kegiatan dilanjutkan dengan diseminasi dan pelatihan kepada mitra terkait pengoperasian dan perawatan mesin menggunakan manual book. Hasilnya menunjukkan peningkatan kemampuan mitra dalam memanfaatkan limbah kaca menjadi produk bernilai ekonomi, serta mendukung pembangunan berkelanjutan di tingkat desa.
Copyrights © 2026