Perkembangan teknologi informasi mendorong digitalisasi proses industri untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional. Di PT Century Batteries Indonesia, pencatatan produksi lithium masih dilakukan menggunakan Microsoft Excel, yang berpotensi menimbulkan kesalahan input, keterlambatan pelaporan, serta kesulitan dalam sinkronisasi data antar stasiun produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem monitoring produksi lithium berbasis web yang dapat memantau progres produksi secara lebih efektif serta menyediakan informasi produksi secara terintegrasi. Metode pengembangan sistem yang digunakan dalam penelitian ini adalah Extreme Programming (XP) yang terdiri dari tahapan perencanaan (planning), perancangan (design), pengkodean (coding), dan pengujian (testing). Metode ini dipilih karena mampu mendukung proses pengembangan perangkat lunak secara iteratif dan fleksibel terhadap kebutuhan pengguna. Sistem yang dikembangkan memiliki fitur monitoring progres produksi, visualisasi persentase setiap tahapan proses, serta penyimpanan riwayat produksi yang mencakup data reject part dan permasalahan produksi. Hasil pengujian User Acceptance Testing (UAT) menunjukkan bahwa sistem dapat berjalan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Sistem ini mampu meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses monitoring produksi serta menyediakan informasi yang akurat untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis data. Berdasarkan hasil UAT, sistem memperoleh nilai sebesar 91,25%, yang menunjukkan bahwa sistem termasuk dalam kategori sangat baik dan diterima oleh pengguna.Kata Kunci: Monitoring produksi, Extreme Programming, Sistem berbasis Website, Efisiensi operasional, User Acceptance Testing (UAT)
Copyrights © 2026