Studi ini dirancang untuk menganalisis sejauh mana strategi pengelolaan diri dalam layanan bimbingan kelompok dapat meningkatkan efikasi diri serta mengukur tingkat keefektifannya. Metode yang diterapkan adalah eksperimen semu dengan desain The Nonequivalent Pretest-Posttest, melibatkan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Sampel diambil dari 984 siswa SMPN 9 Magelang secara purposive random sampling, dan data diperoleh melalui kuesioner. Analisis data menggunakan uji-t Independent Sampel menghasilkan skor 7,537 dan nilai signifikansi 0,000. Karena nilai signifikansi ini lebih kecil dari 0,05, hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima, yang mengindikasikan perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Simpulan akhir penelitian menyatakan bahwa bimbingan kelompok yang mengintegrasikan strategi pengelolaan diri efektif dalam meningkatkan efikasi diri siswa.
Copyrights © 2026