Pendahuluan: Tinea kapitis adalah infeksi rambut dan kulit kepala akibat dermatofita. Kasus pada dewasa jarang ditemukan dan biasanya terkait kondisi imunodefisiensi, salah satunya Sistemik Lupus Eritematosus (SLE). Pemilihan terapi pada pasien dengan SLE perlu mempertimbangkan efektivitas terhadap patogen serta keamanan terhadap kondisi autoimun yang mendasari.Kasus:Seorang wanita 38 tahun dengan SLE yang mengeluhkan rambut patah membentuk area kebotakan disertai bintik hitam sejak satu bulan. Pemeriksaan KOH 10% dan KOH 20% pada rambut didapatkan hifa. Kultur pada media Sabouraud Dextrose Agar mengidentifikasi Trichophyton sp. Pasien diterapi itrakonazol 200 mg/hari selama empat minggu dan sampo ketokonazol 2% tiga kali seminggu. Diskusi: Pada kasus ini, itrakonazol dipilih karena efektif terhadap Trichophyton sp., dan pada pasien SLE, tidak memicu drug induced lupus. Setelah empat minggu, terjadi perbaikan klinis dan mikologis. Kesimpulan: Itrakonazol dapat menjadi pilihan terapi tinea kapitis pada pasien SLE yang disebabkan Trichophyton sp. karena memberikan perbaikan klinis dan mikologis tanpa memperburuk gejala lupus.
Copyrights © 2026