penelitian ini mengeksplorasi keberlanjutan Radakng Betang Sahapm, Kalimantan Barat melalui adaptasi ruang yang dilakukan oleh penghuni. Adaptasi ini meliputi penambahan ruang dan penyesuaian material untuk memenuhi kebutuhan penghuni saat ini. Transformasi yang terjadi, merupakan proses dari penyesuaian masyarakat setempat dalam memenuhi kebutuhan yang menyesuaikan perubahan zaman. Metode penelitian yang digunakan merupakan deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penghuni Radakng melakukan adaptasi ruang dengan mempertimbangkan fungsionalitas ruang dan penggunaan material yang menyesuaikan ketersediaan dan efisiensi saat ini. Penelitian ini menyimpulkan bahwa adaptasi ruang dalam Radakng Betang Sahapm tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan penghuni nya, melainkan untuk mendukung keberlanjutan masyarakat setempat.
Copyrights © 2025