Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan sains anak kelompok B di TK YAMINAS yang disebabkan oleh metode pembelajaran yang masih konvensional dan minimnya pengalaman langsung. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan sains anak usia 5-6 tahun melalui kegiatan eksperimen sederhana. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 19 anak kelompok B TK YAMINAS. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, unjuk kerja, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif sederhana. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan. Pada kondisi awal, kemampuan sains anak hanya mencapai 30%. Setelah tindakan siklus I, ketuntasan belajar meningkat menjadi 42%, dan pada siklus II mencapai 100%. Peningkatan ini terjadi karena anak terlibat langsung dalam eksperimen "Hujan Buatan" yang memungkinkan mereka mengamati, mencoba, bertanya, dan menyimpulkan sendiri. Kesimpulan penelitian ini adalah kegiatan eksperimen sederhana terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan sains anak usia dini. Saran bagi guru adalah untuk mengintegrasikan metode eksperimen dalam pembelajaran, dan bagi lembaga untuk menyediakan fasilitas pendukung yang memadai.
Copyrights © 2026