Gamkonora memiliki warisan arkeologi Islam berupa makan kunu, tradisi keagamaan, lanscap budaya yang merekam proses Islamisasi lokal. Potensi sejarah tersebut belum dimanfaatkan secara optimal sebagai dasar pemberdayaan masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk mengintegrasikan nilai-nilai Islam dan tinggalan arkeologi sebagai basis pemberdayaan masyarakat berbasis sejarah lokal. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui pemetaan potensi sejarah, diskusi kelompok terfokus, observasi lapangan, serta edukasi berbasis budaya dengan melibatkan tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan meningkatnya pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap nilai historis, religious, dan sosial dari warisan arkeologi Islam, sekaligus tumbuhnya komitmen kolektif untuk menjaga dan memanfaatkannya secara berkelanjutan. integrasIi Islam dan arkeologi mampu memperkuat identitas lokal, nilai keislaman, serta kohesi sosial masyarakat Gamkonora Jailolo. Perlunya penguatan program edukasi berkelanjutan, kolaborasi dengan lembaga pendidikan dan pemerintah daerah, serta pegembangan sejarah lokal sebagai media pemberdayaan sosial dan budaya
Copyrights © 2026