Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pergeseran Nilai Hawear: Studi Kasus pada Masyarakat Suku Kei Warwefubun, Jamain; Ode Bau, Suharlin
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i6.16536

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan “Pergeseran nilai-nilai Hawear/larangan pada masyarakat Suku Kei”. Metode yang digunakan adalah sejarah yaitu: heuristik, kritik sumber, interpretasi dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan, pertama, Hawear/larangan pada masyarakat suku Kei terbagi menjadi dua, yaitu (a) Hawear/larangan di darat, dan (b) Hawear/larangan di laut. Hawear/larangan dilakukan agar masyarakat tidak mengonsumsi produk alam sebelum waktunya. Kedua, Hawear/larangan mengalami pergeseran karena politik, ekonomi, kepentingan individu dan kelompok tertentu. Kurangnya pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai yang terkandung dalam hawera/larangan tersebut. Hawear/bans pada masa lalu sangat sakral karena penguasa setempat seperti raja/ratscap/saniri mempunyai peran agar tidak disalahgunakan untuk kepentingan individu atau kelompok, namun hawear/bans adalah untuk kepentingan bersama. Oleh karena itu, hawear/larangan harus dikembalikan pada nilai keasliannya, dan memerlukan peran para raja (ratscap)/seniman.
Internalisasi Nilai-Nilai Moderasi Beragama dalam Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam: Studi Kasus pada Mahasiswa Pendidikan Agama Islam Warwefubun, Jamain; J.N, Nafila; Jamal, Alfian
Jurnal DinamikA Vol 6, No 2 (2025): Jurnal DinamikA
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/dinamika.v6i2.101-117

Abstract

This study aims to examine the internalization of religious moderation values in the learning of Islamic Cultural History (Sejarah Kebudayaan Islam/SKI) among Islamic Education (PAI) students of the 2023 cohort. The research employs a qualitative approach, with data collected through in-depth interviews involving 12 informants, consisting of 10 students and 2 lecturers of the Islamic Cultural History course who are directly involved in the learning process. The findings indicate that the SKI course plays a significant role in introducing and internalizing wasathiyah values, such as tolerance, respect for diversity, and an inclusive attitude in religious life. Moreover, the internalization process is also influenced by student interactions and the lecturers’ teaching methods, which emphasize dialogue and open discussion. The integration of wasathiyah values into the SKI curriculum serves as a strategic effort to shape younger generations to be more open-minded, tolerant, and capable of appreciating differences within a pluralistic societ